• EnglishFrenchGermanIndonesianItalianPortugueseRussianSpanish
   


Loading...
Loading...
Loading...

Hadiri Peringatan Otda ke-26, Radmida Harap ASN Bekerja Sesuai Aturan dan Tingkatkan Kolaborasi

Senin, 25 April 2022 | 13:53 WIB
Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Pangkalpinang, Radmida Dawam menghadiri acara puncak peringatan Hari Otonomi Daerah (Otda) ke XXVI tahun 2022.

Klikbabel.com, Pangkalpinang - Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Pangkalpinang, Radmida Dawam menghadiri acara puncak peringatan Hari Otonomi Daerah (Otda) ke XXVI tahun 2022 oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) melalui Direktorat Jenderal (Ditjen) Otonomi Daerah dari Ruang OR Kantor Wali Kota Pangkalpinang, Senin (25/4/2022).

Peringatan Hari Otda yang digelar secara virtual tahun ini mengangkat tema “Semangat Otonomi Daerah Kita Wujudkan ASN yang Proaktif dan Berakhlak dengan Membangun Sinergi Pusat dan Daerah dalam rangka Mewujudkan Indonesia Emas tahun 2045″.

Radmida mengucapkan selamat memperingati Hari Otonomi Daerah ke-26. Dia berharap otonomi daerah dapat memberikan semangat dan kelancaran untuk terus berkolaborasi antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah khususnya bagi Pemerintah Kota Pangkalpinang.

“Ini sesuai dengan amanah dari otonomi daerah waktu pertama kali ditegakkan”, ujar Radmida.

Sesuai dengan tema peringatan ke-26 tersebut, kata Radmida, diharapkan agar seluruh ASN Pemerintah Kota Pangkalpinang dapat bertugas sesuai dengan aturan, bekerja keras, dan selalu meningkatkan sinergitas serta kolaborasi guna mencapai tujuan yang diamanahkan oleh otonomi daerah tersebut.

“Ada kolaborasi seluruh ASN untuk mencapai tujuan Pemerintah Daerah seperti marwah yang diberikan Pemerintah Pusat. Ada pelimpahan tugas dari pemerintah pusat yang akan dilaksanakan pemerintah daerah”, jelasnya.

Sementara, Sekretaris Jenderal Kemendagri, Suhajar Diantoro menyebut otonomi daerah yang sudah berjalan selama 26 tahun telah memberikan dampak positif bagi percepatan pembangunan meskipun belum sepenuhnya mencapai hasil yang diharapkan. Hal ini ditandai dengan meningkatnya angka indeks pembangunan manusia, bertambahnya Pendapatan Asli Daerah (PAD), dan kemampuan fiskal daerah.

Ia menambahkan, peningkatan tersebut diharapkan agar dapat dimanfaatkan untuk program-progran pembangunan dan kesejahteraan rakyat sehingga dapat meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM).

“Saya memberikan apresiasi kepada daerah otonomi baru yang telah berhasil meningkatkan PAD dan kemampuan fiskal. Namun data juga menunjukkan bahwa filosofis dari tujuan otonomi daerah belum sepenuhnya mencapai hasil yg diharapkan, sebab ada beberapa daerah yang memiliki PAD di bawah 20 persen dan menggantungkan keuangan dari Pemerintah Pusat”, terangnya.

Suhajar menyebut situasi global yang tercipta akibat perang antara negara Rusia dan Ukraina juga ikut berdampak pada pola rantai, supply, dan demand yang menyebabkan terganggunya ekonomi dunia khususnya pada rantai pangan dan energi dibanyak negara termasuk Indoensia.

Oleh karenanya, dia berpesan kepada seluruh Kepala Daerah untuk berjibaku memonitor komoditas harga pangan dan energi didaerahnya dengan melakukan langkah cerdas untuk melakukan stabilitas harga tersebut.

“Saat ini setiap daerah memiliki satgas yang dipimpin Sekretaris Daerah. Saya berharap Kepala Daerah intensif untuk berkomunikasi dan mengendalikan secara penuh satgas pangan tersebut”, tegasnya.

Lebih lanjut, Direktur Jenderal Otonomi Daerah, Akmal Malik menyebut kegiatan ini bertujuan sebagai wadah pertemuan Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah untuk melakukan refleksi pencapaian terhadap pelaksanaan otonomi daerah.

“Tujuannya mengingatkan kembali atas komitmen bersama dalam mewujudkan pemerintahan yang baik, bersih, transparan, dan akuntabel dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat serta mendukung pembentukan kerangka ASN yang proaktif dan berakhlak serta sinergitas pusat dan daerah dalam rangka mewujudkan Indonesia Emas 2045”, sebutnya.

Acara puncak peringatan Hari Otda yang diikuti oleh Gubernur, Wali Kota, Bupati, serta Forkopimda seluruh Indonesia juga turut dimeriahkan dengan Launching Sistem Informasi Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (SI LPPD) Versi 1.1 dan Konsultasi Virtual (Kovi) Otda.



Penulis  : Farah
Editor    : Relanda
Sumber : klikbabel.com