• EnglishFrenchGermanIndonesianItalianPortugueseRussianSpanish
   


Loading...
Loading...
Loading...

Sukseskan Program KB, Gubernur Erzaldi Ajak Bidan dan Stakeholder Lakukan 4 Hal

Rabu, 16 Maret 2022 | 21:45 WIB
Gubernur Erzaldi saat menyampaikan sambutan dalam acara Pencanangan Bhakti Sosial Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Keluarga Berencana Kesehatan Tingkat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Tahun 2022, di PT. Steelindo Wahana Perkasa (SWP), Kec. Kelapa Kampit, Kabupaten Belitung Timur, Rabu (16/03/2022).

KlikBabel.com - Agar program Keluarga Berencana ini sukses, diharapkan seluruh stakeholder khususnya Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) terutama bidan agar dapat mengambil langkah-langkah strategis dan langkah cerdas bagaimana dapat segera mempromosikan dan mengedukasi masyarakat untuk berKB.

"Ada empat hal yang menjadi titik berat dan harus dilakukan bersama untuk menyukseskan Program Keluarga Berencana di Bangka Belitung" ujar Gubernur Erzaldi saat menyampaikan sambutan dalam acara Pencanangan Bhakti Sosial Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Keluarga Berencana Kesehatan Tingkat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Tahun 2022, di PT. Steelindo Wahana Perkasa (SWP), Kec. Kelapa Kampit, Kabupaten Belitung Timur, Rabu (16/03/2022).

Yang pertama agar semua desa/kelurahan dapat membentuk tim yang dapat melaksanakan jadwal komunikatif untuk menyampaikan informasi edukasi berkenaan pelayanan KB ini sampai akhir Oktober 2022.

"Dan segera dilaporkan secara berjenjang kepada pengurus dan saya harap dapat dilaksanakan secara masif," ungkapnya.

Yang kedua, pelaksanaan pelayanan dilakukan dengan memperhatikan protokol kesehatan secara ketat. Lakukanlah pelayanan sekalipun itu berskala kecil tapi sering dan lebih banyak capaiannya.

Ketiga, lanjutnya, seremonial bukan hal yang utama tetapi upaya untuk meningkatkan cakupan dan kualitas pelayanan dan terakhir, pemantauan  secara berjenjang oleh pengurus cabang pengurus daerah IBI bersama dinas kesehatan dan terkait di kabupaten/kota.

Dikatakannya lagi selama dua tahun berjalan Covid 19 tentunya berbagai tantangan banyak sekali kita hadapi. Selama pandemi Covid ini saya sangat yakin kegiatan-kegiatan di dalam rumah bertambah. Hal tersebut tentunya menjadi salah satu faktor yang membuat program KB bisa jadi gagal.

"Kita tidak bisa tinggal diam, belum juga urusan menekan pertumbuhan jumlah penduduk kita usai. Kini kita sudah dihadapkan lagi dengan masalah stunting.  Jadi ini tugas yg sangat berat, untuk itu saya berharap kepada seluruh jajaran, para bupati/walikota, Kepala Perangkat Daerah, PKK, Bidan terus bersinergi," ungkapnya mengingatkan.

Dikesempatan ini, orang nomor satu di Babel ini tidak lupa mengapresiasi upaya bidan yang telah meningkatkan kesehatan ibu dan anak serta menekan angka kelahiran stunting.
 
"Semoga kegiatan-kegiatan yang baik ini dapat terus berlangsung dengan penuh semangat dengan professionalisme para bidan yang sudah ada selama ini,"ungkap Gubernur Erzaldi

Dengan mengangkat tema, "Melalui bakti sosial IBI Keluarga Berencana (KB) Kesehatan, kita perkuat peran bidan dalam rangka pencapaian keikutsertaan capaian berKB metode kontrasepsi jangka panjang dan percepatan penurunan pencegahan angka stunting serta peningkatan kesehatan ibu dan anak".  Pencanangan ini dihadiri oleh Eni Gustina, Deputi KB Kesehatan Reproduksi Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) RI secara daring mewakili Kepala BKKBN RI.

Deputi Eni dalam sambutannya secara virtual, juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh jajaran pemerintah daerah begitu juga kepada Direktur PT. SWP yang telah berkenan dan berupaya memfasilitasi kegiatan pencanangan bakhti sosial IBI kesehatan dan keluarga berencana tingkat provinsi,  yang akan berlangsung sampai dengan bulan November 2022 mendatang.

"Kegiatan ini akan memberikan daya dongkrak yang tinggi untuk mencapai target modern kontrasepsi free, peningkatan capaian metode kontrasepsi jangka panjang dan tentunya kegiatan ini akan berkontribusi untuk menurunkan angka kelahiran, stunting dan kesehatan ibu dan anak,"ujarnya.

Baginya, bidan adalah ujung tombak kita sampai ke tingkat desa dan melalui upaya percepatan penurunan stunting, pihaknya juga mengapresiasi dan berterima kasih atas peranan bidan yang mendorong  pendampingan terhadap keluarga.

"Tugasnya sama mendeteksi resiko memerlukan kebutuhan sosial lainnya yang mana strategisnya dapat menjangkau sasaran sampai ke daerah terpencil. Hal ini penting agar dapat mewujudkan Bangka Belitung dengan generasi yang berkualitas menuju Indonesia emas tahun 2045," ungkapnya menutup.

Diselenggarakan tiap tahun secara bergantian pada kabupaten/kota, kegitan ini dilaksanakan atas kerjasama BKKBN hingga pihak ke tiga, tahun ini didukung penuh oleh  PT. SWP.

Ketua panitia Nurita menyampaikan ucapan terima kasih atas dukungan kepada para bidan, juga kepada Gubernur Erzaldi atas pembangunan gedung IBI yang telah selesai pembangunannya sejak September 2021," ungkap Nurita yang juga merupakan Ketua IBI.

Nurita juga berharap sosialisasi bersama dilakukan secara masif untuk mengajak para bapak-bapak agar mau melakukan KB. Karena KB bukan hanya kewajiban kaum ibu-ibu tetapi juga bapak-bapak.

Hadir pula dalam pencanangan ini, Kepala Kantor Perwakilan BKKBN Babel,  Fajar Supriyadi Sentosa, Wakil Bupati Belitung Timur, Khairil Anwar, Direktur PT. Steelindo Wahana Perkasa (SWP), Lim Teng Hong dan Kepala DP3ACSKB, Asraf.

Lim Teng Hong, saat berkesempatan menyampaikan sambutan, mengaku bahwa para pekerja yang mayoritas adalah laki laki. Sebagai kepala perusahaan, dirinya merasa tidak memiliki cukup pengetahuan perihal kesehatan ibu dan anak sehingga  berusaha semaksimal mungkin untuk memberi dukungan saat dicanangkan program ini.



Penulis  : Mrs.Amanda
Editor    : Retty Risdiyanti, S.Kom
Sumber : KlikBabel.com

Topik