• EnglishFrenchGermanIndonesianItalianPortugueseRussianSpanish

Klikbabel.com


Kenapa Banyak Orang Benci Hari Senin? Ternyata Ini Jawaban Psikolog

Senin, 15 November 2021 | 07:40 WIB
Benci Hari Senin. (Envato)

KlikBabel.com - Ketika hari libur telah selesai, seseorang akan kembali memulai aktivitasnya di hari senin. Sebagian mulai kerja, sementara yang lain harus bersekolah.

Situasi tersebut membuat banyak orang yang akhirnya benci hari senin, atau muncul istilah I Hate Monday. Hal itu untuk menggambarkan, menggambarkan adanya rasa tidak nyaman setelah hari libur selesai.

Hal ini telah diungkap oleh Psikolog Klinis sekaligus Co-Founder Ohana Space Veronica Adesla, saat dihubungi oleh Suara.com, Minggu (14/11/2021).

“I hate monday itu dapat berhubungan dengan perasaan tidak nyaman. Bahkan dirasakan seseorang terhadap berbagai tanggung jawab dan kegiatan rutinitas, yang artinya harus kembali dikerjakan selama weekdays,” ungkap Veronica.

Selain itu, Veronica mengatakan ada dua makna yang berbeda mengenai weekdays dan juga weekend. Menurutnya, ada pengaruh dari pergeseran emosi seseorang, terutama saat mengalami masa transisi.

“Ada perbedaan makna terhadap weekdays dan weekend bagi individu. Dan ini memengaruhi pergeseran emosi yang dirasakannya, terutama ketika pergantian atau transisi dari weekdays ke weekend dan sebaliknya,” lanjutnya.

“Transisi dari emosi yang dirasakan ketika weekend, harus berhadapan kembali dengan rutinitas dan tanggung jawab kerja. Dengan berbagai tantangan yang ada, hal inilah yang memicu perasaan tidak nyaman seperti cemas, malas, dan tidak semangat,” tambahnya.

Di sisi lain, Veronica mengatakan, emosi yang dirasakan individu sangatlah berbeda. Terlebih jika individu merasakan excited ketika libur telah tiba setelah lima hari bekerja.

“Biasanya ketika hari Jumat, emosi individu mulai kembali excited, senang, dan positif karena mulai merasakan suasana transisi. Artinya, seseorang bisa bebas dan melakukan apa yang diinginkan di luar pekerjaan,” ungkapnya.

loading...


Penulis  : -
Editor    : septiani
Sumber : Suara.com