• EnglishFrenchGermanIndonesianItalianPortugueseRussianSpanish

Klikbabel.com



Loading...
Loading...
Loading...

Sekda Buka FGD Strategi Peningkatan Pajak Dan Retribusi Daerah Kota Pangkalpinang

Kamis, 04 November 2021 | 11:20 WIB
Caption. Sekda Kota Pangkalpinang, Radmida Dawam membuka Focus Group Discussion (FGD) kedua dengan tema "Kajian Potensi dan Strategi Peningkatan Pajak dan Retribusi Daerah Kota Pangkalpinang" di ruang OR kantor Wali Kota Pangkalpinang

KlikBabel.com – Sekda Kota Pangkalpinang, Radmida Dawam membuka Focus Group Discussion (FGD) kedua dengan tema “Kajian Potensi dan Strategi Peningkatan Pajak dan Retribusi Daerah Kota Pangkalpinang” di ruang OR kantor Wali Kota Pangkalpinang, Selasa (2/11/2021).

Radmida mengapresiasi Bappeda yang mengadakan kegiatan untuk menggali potensi peningkatan pajak dan retribusi daerah.

“Dengan kondisi Covid-19 seperti ini untuk bagaimana menggali PAD di Kota Pangkalpinang, tidak hanya dengan fokus kegiatan rutinitas, tetapi harus ada kreativitas dan inovasi dalam menggali potensi yang ada dan pastinya dengan cara halal,” tuturnya.

Dia juga mengingatkan kepada seluruh kepala OPD tidak cepat puas atas pencapaian yang didapatkan setiap tahunnya.

“Harus ada peningkatan, gali dan terus gali potensi yang ada, mari kita bantu Wali Kota Pangkalpinang membangun kota ini semakin baik kedepannya,” kata Radmida.

Dia menuturkan agar jajarannya dapat melakukan sesuatu dengan perencanaan. Permasalahan perencanaan penerima pajak belum optimal, database pajak daerah yang belum terintegrasi, setting tarif PDRD yang belum memadai, SDM perpajakan yang belum menjawab kebutuhan organisasi (tenaga penilaian, pemeriksaan, penagihan) dan kepatuhan WP masih rendah.

“Saya berharap kita bisa membantu Wali Kota kita untuk membangun Kota Pangkalpinang, bagaimana meningkatkan potensi pendapatan, saya berharap besar kepada semua, yang namanya evaluasi tetap selalu dilakukan, tentu siapapun orangnya yang paling penting mampu bekerja,” tegas Radmida.

Kepala Bappeda dan Litbang Pangkalpinang, Belly Jawari berharap kegiatan ini dapat memberikan gambaran bagaimana menggali potensi-potensi lain untuk meningkatkan pajak dan retribusi daerah.

“Kalau kita lihat dari perjalanan 2016 sampai 2020 PAD kita kontribusinya terhadap APBD sebanyak 14-20 persen, banyak sekali DED di pusat yang bisa kita kejar,” ucap Belly.

 



Penulis  : Farah
Editor    : septiani
Sumber : KlikBabel.com