• EnglishFrenchGermanIndonesianItalianPortugueseRussianSpanish

Klikbabel.com


Studi: Kecemasan Melonjak Selama Pandemi, Paling Banyak Dialami Perempuan

Minggu, 10 Oktober 2021 | 07:39 WIB
Ilustrasi cemas. (Pexels/Alex Green)

KlikBabel.com - Pandemi membuat tingkat kecemasan di kalangan masyarakat melonjak. Dan sebuah studi menemukan bahwa kaum perempuan dan anak muda mengalami tingkat kecemasan paling tinggi dan mengalami depresi berat saat pandemi Covid-19.

Studi yang diterbitkan di jurnal medis internasional Lancet pada Jumat (8/10/2021) itu menyebutkan bahwa kaum muda menderita kecemasan akibat penutupan sekolah. Kebijakan penutupan sekolah menjauhkan mereka dari teman-teman sebaya.

Sementara itu, pada kaum perempuan, mereka menanggung beban pekerjaan rumah tangga dan menghadapi peningkatan risiko kekerasan dalam rumah tangga, demikian dikatakan para peneliti.

Studi yang dipimpin oleh akademisi di Universitas Queensland, Australia, ini mencatat 76 juta kasus tambahan gangguan kecemasan dan 53 juta gangguan depresi berat saat pandemi Covid-19 melanda pada 2020.

"Sayangnya, karena berbagai sebab, perempuan selalu terkena dampak sosial dan ekonomi yang lebih buruk dari pandemi ini," kata rekan penulis Alize Ferrari.

"Kepedulian tambahan dan tanggung jawab rumah tangga cenderung jatuh pada perempuan, dan karena perempuan lebih mungkin menjadi korban kekerasan dalam rumah tangga, yang meningkat pada berbagai tahap pandemi," kata peneliti, mengutip dari Reuters.

Penutupan sekolah dan pembatasan lainnya membatasi kemampuan anak muda untuk belajar dan berinteraksi dengan teman sebayanya. Demikian ditambahkan peneliti.

Penelitian ini mencakup 48 kajian yang dilakukan sebelumnya dari seluruh dunia, dan mengumpulkan temuan mereka dalam meta-analisis untuk mengukur prevalensi gangguan kesehatan mental di 204 negara dan wilayah pada 2020.

Penelitian tersebut menjadi "wawasan global pertama tentang beban gangguan depresi dan kecemasan selama pandemi," kata penulis yang tidak terlibat dalam penelitian tersebut.

 

loading...


Penulis  : -
Editor    : septiani
Sumber : Suara.com