• EnglishFrenchGermanIndonesianItalianPortugueseRussianSpanish

Klikbabel.com


Mengenal Penyakit Kardiovaskular, Penyebab Hingga Cara Mencegahnya

Minggu, 10 Oktober 2021 | 07:22 WIB
Ilustrasi penyakit kardiovaskular. (Shutterstock)

KlikBabel.com -  Penyakit kardiovaskular terjadi karena adanya gangguan pada jantung dan pembuluh darah. Dua jenis penyakit kardiovaskular yang paling sering terjadi adalah jantung koroner dan stroke.

Penyebab yang paling umum dari penyakit kardiovaskular adalah gaya hidup yang kurang sehat, seperti mengonsumsi makanan berlemak tinggi, merokok, hingga mengonsumsi alkohol.

Terkait penyakit kardiovaskular ini diungkap oleh Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah, dr. Vita Yanti Anggraeni, SpJP, dalam acara bertajuk Deteksi Dini Penyakit Jantung Koroner, Sabtu (9/10/2021).

“Yang paling ngetren itu memang jantung koroner, karena sifatnya bisa mendadak. Bila kita sudah punya kebiasaan baik, mengonsumsi makanan yang sehat, aktivitas fisik dan berhenti merokok, misalnya, kejadian untuk serangan jantung dan stroke akan menurun,” ungkapnya.

Menurut dr. Vita, penyakit kardiovaskular terjadi karena adanya Astherosclerotic cardiovascular disease (ASCVD), yaitu adanya penumpukan plak di pembuluh darah.

Dikatakan bahwa penumpukan plak di pembuluh darah ini akan berjalan seiring waktu mengikuti usia. Jika usia semakin tambah dan semakin tua, maka penumpukan darah akan semakin berat.

“Semakin berat penumpukan plak ini, ini menyebabkan aliran pembuluh darah tidak lancar. Bahkan semakin berkembangnya plak ini, akan terjadinya sumbatan total,” lanjut dr. Vita.

“Kalau terjadinya sumbatan total di pembuluh darah, maka aliran darahnya tidak ada Dan ini akan mengakibatkan kematian jaringan, sehingga bisa terkena serangan jantung dan serangan stroke,” kata dr. Vita.

Bagaimana cara mencegahnya?

Dr. Vita melanjutkan, bila ingin mencegah agar tidak mengembangkan penyakit kardiovaskular, perlu mengontrol pola hidup yang sehat. Salah satunya dengan mengonsumsi makanan yang sehat, seperti buah-buahan, sayuran, daging tanpa lemak, dan juga ikan.

“Kalau kita punya hipertensi, misalnya, kita bisa lakukan diet DASH. Dan kalau kita punya syndrome metabolic, kita bisa lakukan diet vegetarian, dan kalau punya penyakit jantung, bisa lakukan diet Mediteranian,” pungkas dr. Vita

loading...


Penulis  : -
Editor    : septiani
Sumber : Suara.com