• EnglishFrenchGermanIndonesianItalianPortugueseRussianSpanish

Klikbabel.com


Asisten Perekonomian Dan Pembangunan Buka Pelatihan Destinasi Pariwisata

Rabu, 06 Oktober 2021 | 16:07 WIB
Caption. Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Pangkalpinang Suryo Kusbandoro membuka pelatihan keamanan dan keselamatan destinasi pariwisata/daya tarik Kota Pangkalpinang yang diikuti 40 peserta di Sun Hotel, Selasa (5/10/2021).

KlikBabel.com – Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Pangkalpinang Suryo Kusbandoro membuka pelatihan keamanan dan keselamatan destinasi pariwisata/daya tarik Kota Pangkalpinang yang diikuti 40 peserta di Sun Hotel, Selasa (5/10/2021).

Suryo menuturkan banyak daerah yang berlomba-lomba memperoleh maupun memperindah destinasi wisata untuk menarik banyak pengujung.

“Namun demikian, menjaga destinasi wisata alam agar selalu dikunjungi wisatawan dan membuatnya berkelanjutan juga memerlukan perhatian khusus. Selain faktor 3A (akses, atraksi dan amenitis), faktor 2K (komitmen dan konsistensi), ada juga faktor yang tidak kalah penting untuk menjaga agar sebuah destinasi menjadi destinasi wisata berkelanjutan, yaitu keamanan dan keselamatan. Apalagi, pada umumnya destinasi wisata alam memiliki lokasi yang berada jauh dari pusat permukiman”, papar Suryo.

Menurutnya peran dan partisipasi masyarakat sangat diperlukan dalam hal pemanduan wisata yang biasanya lebih memahami kondisi geografi dan sosiologi destinasi wisata. Sifat objek wisata alam yang merupakan hutan alami dan sungai menuntut pemandu wisata untuk memenuhi kompetensi manajemen keamanan dan keselamatan, agar dapat mengambil langkah yang tepat untuk menjaga keamanan wisatawan dan tanggap untuk mengambil langkah darurat ketika terjadi masalah keamanan dan keselamatan.

“Manajemen keamanan dan keselamatan pariwisata harus dilakukan dalam semua level promotif, preventif, kuratif dan rehabilitatif oleh semua pemangku kepentingan. Tindakan promotif dapat dilakukan dengan cara memberikan sejumah pelatihan khusus untuk melakukan langkah-langkah keamanan dan keselamatan yang diberikan kepada pemandu wisata lokal dan masyarakat setempat,” terangnya.

Dia menyebut, seluruh pihak juga harus terlibat dan bekerja keras dalam hal destinasi wisata. Bahkan berupaya untuk menurunkan level PPKM. Protokol kesehatan tetap dilakukan agar kondisi kian membaik.

“PPKM ini selalu ada evaluasi, tentu kita semua berupaya agar dapat turun status dari level 3 menuju 2, maka itu semuanya harus kerja keras untuk mencapai itu semua, nantinya kita kalau sudah di level 2, kita bisa berolahraga berkelompok, tidak seperti sekarang di level 3 yang olahraga mandiri,” tutupnya. (Reza/Maya).

 

loading...


Penulis  : Mrs.Amanda
Editor    : septiani
Sumber : KlikBabel.com