• EnglishFrenchGermanIndonesianItalianPortugueseRussianSpanish

Klikbabel.com


PPKM Luar Jawa-Bali Lanjut Hingga Dua Pekan Lagi, Enam Kota/Kabupaten Jalani Level 4

Senin, 04 Oktober 2021 | 19:18 WIB
Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto. (Ist)

KlikBabel.com - Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian sekaligus Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional Airlangga Hartarto mengumumkan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) di luar Jawa-Bali diperpanjang hingga dua pekan mendatang.

Dengan demikian berarti PPKM akan terus berlangsung hingga 18 Oktober 2021.

"Perpanjangan luar Jawa-Bali diusulkan dua minggu ke depan mulai tanggal 5-18 Oktober 2021," kata Airlangga dalam konferensi pers yang disiarkan langsung melalui YouTube Sekretariat Presiden, Senin (4/10/2021).

Dia menyebutkan, ada 6 kota/kabupaten yang sebelumnya berjumlah 10 masuk ke level 4. Adapun enam daerah yang dimaksud yakni Pidie, Bangka, Padang, Banjarmasin, Bulungan, dan Tarakan.

Menurut Airlangga, enam kota/kabupaten tersebut harus menjalani PPKM level 4 dikarenakan belum mencapai target ataupun testingnya yang masih terbatas.

"Atau ada sedikit kenaikan posivity rate walaupun level-level tersebut seluruhnya sudah lebih rendah dari level yang ada. Oleh karena itu, kita tetap menetapkan bahwa enam kabupaten/kota tetap diberlakukan level 4," ujarnya.

Di samping itu, ia juga menyampaikan hasil evaluasi dari pelaksanaan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) di luar Jawa-Bali. Mayoritas penyebaran kasus Covid-19 di sejumlah provinsi terus mengalami penurunan.

Airlangga mengungkapkan untuk Sumatera misalnya rasio kesembuhan atau recovery ratenya mencapai 96,78 persen, rasio kasus kematiannya 3,54 persen. Sementara, kasus aktifnya menurun 91,66 persen sejak 9 Agustus hingga 3 Oktober 2021.

Beralih ke Pulau Nusa Tenggara, di mana rasio kesembuhan atau recovery rate-nya mencapai 96,78 persen, rasio kasus kematiannya 3,54 persen dan kasus aktif Covid-19 di sana menurun 93,79 persen.

Lalu di Pulau Kalimantan tercatat rasio kesembuhan atau recovery rate-nya mencapai 95,11 persen, rasio kasus kematiannya 3,15 persen, dan penurunan kasus aktif Covid-19 di sana terjadi hingga 93,79 persen.

"Kalimantan recovery rate-nya 95,11 persen, fatality rate-nya 3,15 persen dengan penunuran (kasus aktif) 87,44 persen," ujarnya.

Untuk Sulawesi, Airlangga menyebutkan rasio kesembuhan atau recovery rate-nya mencapai 95,37 persen, kasus kematiannya 2,6 persen dan penurunan kasus aktifnya mencapai 88,68 persen. Sementara di Maluku dan Papua, recovery rate-nya mencapai 95,5 persen, fatality rate-nya 1,71 persen dan kasus aktif Covid-19 di sana mengalami penurunan 88,47 persen.

 

loading...


Penulis  : -
Editor    : septiani
Sumber : Suara.com