• EnglishFrenchGermanIndonesianItalianPortugueseRussianSpanish

Klikbabel.com


Kota Pangkalpinang Ikuti Pekan Kebudayaan Nasional 2021

Jumat, 10 September 2021 | 14:46 WIB
Asisten Administrasi Umum Setda Kota Pangkalpinang, Erwandy mengikuti rapat koordinasi dan sosialisasi penyelenggaraan Pekan Kebudayaan Nasional (PKN) mengusung tema “Cerlang Nusantara, Cerlangkan Indonesia”.

KlikBabel.com -  Asisten Administrasi Umum Setda Kota Pangkalpinang, Erwandy mengikuti rapat koordinasi dan sosialisasi penyelenggaraan Pekan Kebudayaan Nasional (PKN) mengusung tema “Cerlang Nusantara, Cerlangkan Indonesia”.

Ditjen Kebudayaan Hilmar Farid mengungkapkan acara yang tadinya direncanakan di GBK (Gelora Bung Karno) karena adanya peningkatan kasus positif Covid-19 sehingga memutuskan memindah seluruh kegiatan secara daring. Serta waktu pelaksanaannya pun semula dijadwalkan tanggal 15-21 Oktober kemudian bergeser mundur ke 5-12 November dan selanjutnya menjadi 19-26 November.

PKN mengangkat tiga sektor kearifan lokal sebagai akar ketahanan budaya, yaitu sandang, pangan, dan papan. Tiga subtema tersebut diaplikasikan pada program-program berupa kompetisi, konferensi dan lokakarya, pameran, pergelaran, dan pekan kebudayaan daerah.

Kota Pangkalpinang menjadi satu dari 59 kabupaten/kota yang berkomitmen berpartisipasi dalam PKN.

Kabid Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pangkalpinang, Ratna Purnamasari menyampaikan, sesuai juknis Pekan Kebudayaan Daerah (PKD) dilaksanakan sejak Januari-November 2021.

“Kota Pangkalpinang sendiri dari awal Februari sudah menyelenggarakan rangkaian kegiatan PKD yaitu untuk sandang sudah dilakukan pagelaran-pagelaran seni tradisional musik khas daerah yakni dambus. Pangannya sudah dilaksanakan pada bulan Juni dan Juli include di kegiatan Lembaga Adat Melayu (LAM) yaitu pengukuhan pengurus LAM dan peresmian sekretariat LAM mengambil jamuan tamu agung (tradisi nganggung), dan di papannya yaitu pemanfaatan ruang terbuka (bahan baku dambus), sementara sandang wastra insyaallah sore ini atau besok akan kami posting. karena semuanya serba daring jadi boleh itu luring di rekam dan rekamannya dikirim ke pusat nanti dinilai layak atau tidak oleh Dewan Kuratornya,” ujar Ratna.

Adapun media tayang yang digunakan dalam pelaksanaan PKN tahun ini adalah Kanal Budaya (indonesiana.tv), situs website (pkn.id), dan kanal youtube (Budaya Saya) serta Stasiun Televisi Swasta (Kompas TV). Rangkaian kegiatan PKD meliputi,
• Sandang : pagelaran kesenian tradisional (Dambus)
• Pangan : jamuan tamu agung (Tradisi Nganggung)
• Papan : pemanfaatan ruang terbuka (bahan baku Dambus).

loading...


Penulis  : Mrs.Amanda
Editor    : septiani
Sumber : KlikBabel.com