• EnglishFrenchGermanIndonesianItalianPortugueseRussianSpanish

Klikbabel.com


Hampir 40 Juta Penduduk Indonesia Sudah Lakukan Vaksinasi COVID-19 Kedua

Kamis, 09 September 2021 | 06:57 WIB
Warga mendaftarkan diri untuk mendapatkan vaksinasi COVID-19 pada warga di Stasiun Juanda, Jakarta, Jumat (20/8/2021). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

KlikBabel.com - Indonesia kembali mendapatkan tambahan penduduk yang sudah melakukan vaksinasi COVID-19 dosis kedua.

Data dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) memperlihatkan kenaikan 555.591 orang yang mendapatkan suntikan kedua pada Rabu (8/9) kemarin, menjadikan total penduduk yang telah menerima vaksinasi penuh mencapai 39.721.571 orang.

Terdapat pula penambahan 985.951 orang menjalani penyuntikan pertama vaksin COVID-19, menjadikan total 69.194.539 orang telah mendapatkan dosis pertama dari berbagai jenis vaksin COVID-19 yang digunakan di Indonesia.

Untuk vaksinasi ketiga, yang sampai saat ini dikhususkan bagi tenaga kesehatan, telah dilakukan terhadap 737.337 orang atau bertambah 10.748 orang dibandingkan dengan Selasa (7/9).

Pemerintah menargetkan 208.265.720 warga Indonesia menjalani vaksinasi lengkap atau menerima dua dosis vaksin COVID-19 untuk mendapatkan kekebalan kelompok akan penyakit itu.

Rincian dari pencapaian program vaksinasi COVID-19 sejauh ini adalah 1.542.804 tenaga kesehatan sudah mendapatkan dua dosis vaksin, dari 1.468.764 orang yang ditargetkan.

Pada kategori lanjut usia sudah dilakukan vaksinasi terhadap 3.901.679 orang. Pemerintah menargetkan 21.553.118 orang lanjut usia menjalani vaksinasi COVID-19 secara lengkap.

Sebanyak 20.738.222 petugas publik sudah menerima dua suntikan vaksin dari target pemerintah 17.327.167 orang.

Dalam kategori masyarakat rentan dan umum terdapat 10.968.405 orang yang telah menerima vaksinasi dosis kedua dari target 141.211.181 orang.

Terdapat 1.975.553 orang di kelompok usia 12-17 tahun yang sudah mendapatkan dua kali vaksin COVID-19 dari target 26.705.490 orang yang ditetapkan pemerintah.

Data Kemenkes juga memperlihatkan terjadi penambahan kasus COVID-19 sebanyak 6.731 orang disertai juga bertambahnya pasien sembuh 11.912 orang dan 626 orang meninggal dunia.

Terakumulasi Indonesia sudah memiliki 4.147.365 kasus COVID-19 sejak pasien pertama COVID-19 terkonfirmasi pada Maret 2020. Di antara jumlah tersebut, 3.876.760 orang dinyatakan pulih dan 137.782 orang meninggal.

Dengan adanya kasus baru tersebut maka kini terdapat 132.823 kasus aktif atau pasien yang menjalani perawatan dan isolasi setelah terkonfirmasi positif COVID-19. Angka itu menunjukkan penurunan 5.807 orang dibandingkan Selasa kemarin (7/9).

Terdapat pula 150.134 orang yang masuk dalam kategori suspek.

Hasil tersebut didapat setelah pada hari ini dilakukan pengujian terhadap 232.302 spesimen dari 145.660 orang di ratusan jejaring laboratorium di seluruh Indonesia. Total telah diuji 330.852.336 spesimen dari 22.513.350 orang sejak tahun lalu.

Data Kemenkes menunjukkan tingkat positif atau positivity rate nasional untuk spesimen harian saat ini berkisar 5,15 persen dan untuk kategori tingkat positif orang harian adalah 4,62 persen.

Jawa Tengah menjadi provinsi yang melaporkan penambahan kasus baru terbesar hari ini yaitu 710 kasus baru, disusul Jawa Barat dengan 690 kasus baru, Jawa Timur 613 kasus baru, Sumatera Utara 459 kasus baru dan DKI Jakarta yang memiliki 428 kasus baru.

Sementara provinsi yang mengalami penambahan kematian akibat COVID-19 terbesar adalah Jawa Barat 187 kematian, Jawa Tengah 145 kematian, Jawa Timur 63 kematian, Sumatera Utara 37 kematian dan Aceh yang melaporkan 30 kematian.

 

loading...


Penulis  : -
Editor    : septiani
Sumber : Suara.com