• EnglishFrenchGermanIndonesianItalianPortugueseRussianSpanish

Klikbabel.com


Studi: Waspadai Gejala Long Covid, Bisa Bertahan hingga Setahun

Minggu, 29 Agustus 2021 | 14:47 WIB
Ilustrasi Covid-19 [Foto: Antara]

KlikBabel.com - Kelelahan dan sesak napas masih menimpa banyak pasien setahun setelah dirawat di rumah sakit karena Covid-19. Hal ini dinyatakan dalam sebuah penelitian baru di China yang menyerukan pemahaman tentang efek kesehatan jangka panjang Covid-19 atau yang disebut Long Covid.

Melansir dari Healthshots, sekitar setengah dari pasien yang keluar dari rumah sakit karena Covid-19 masih menderita setidaknya satu gejala persisten. Paling sering kelelahan atau kelemahan otot setelah 12 bulan. Penelitian tersebut telah ditebitkn pada jurnal medis Inggris The Lancet.

“Tanpa perawatan yang terbukti atau bahkan panduan rehabilitasi, Long Covid memengaruhi kemampuan orang untuk melanjutkan kehidupan normal dan kapasitas mereka untuk bekerja,” catat The Lancet dalam editorial yang diterbitkan bersama penelitian tersebut.

“Studi menunjukkan bahwa bagi banyak pasien, pemulihan penuh dari Covid-19 akan memakan waktu lebih dari 1 tahun,” imbuh mereka.

Studi ini mengikuti hampir 1.300 orang yang dirawat di rumah sakit karena Covid-19 antara Januari hingga Mei 2020 di kota Wuhan di China. Pasien yang diamati memiliki setidaknya satu gejala menurun dari 68 persen setelah enam bulan menjadi 49 persen setelah 12 bulan.

Ketidaknyamanan pernapasan meningkat dari 26 persen pasien setelah enam bulan menjadi 30 persen setelah 12 bulan.

Dalam penelitian ini juga ditemukan bahwa perempuan 43 persen lebih mungkin menderita kelelahan atau kelemahan otot yang terus-menerus dibandingkan pria yang terinfeksi untuk. Selain itu, perempuan juga dua kali lebih mungkin didiagnosis dengan kecemasan atau depresi.

Studi tersebut menambah penelitian sebelumnya yang memperingatkan pihak berwenang di berbagai negara untuk bersiap memberikan dukungan jangka panjang kepada petugas kesehatan dan pasien yang terkena Covid-19.

“Long Covid adalah tantangan medis modern tingkat pertama,” kata editorial penelitian tersebut.

loading...


Penulis  : -
Editor    : septiani
Sumber : Suara.com