• EnglishFrenchGermanIndonesianItalianPortugueseRussianSpanish

Klikbabel.com


Tim Pansus Ranperda Arsitektur Bangunan Berciri Khas Serumpun Sebalai Dapatkan Masukan Baru di Basel

Jumat, 27 Agustus 2021 | 15:51 WIB
Anggota DPRD Babel

KlikBabel.com - Panitia Khusus (Pansus) DPRD Provinsi Bangka Belitung melaksanakan kunjungan kerja ke Kabupaten Bangka Selatan untuk mendapatkan masukan-masukan baru demi penyempurnaan ranperda arsitektur bangunan berciri khas serumpun sebalai yang sudah mendekati final.

Mansah, S.Th.I, selaku ketua tim pansus arsitektur menyampaikan prolog saat membuka diskusi di ruang rapat Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pemkab Basel, Kamis (26/08/2021).

"Hampir semua bangunan di Babel saat ini sudah meninggalkan ciri budaya-budaya kita terdahulu karena sudah di modernisasi.

Dari mendengar, melihat dan menggali informasi yang selama ini di lakukan tim pansus ternyata ada banyak ragam khazanah budaya melayu tetapi belum menjadi regulasi. Kami mengharapkan ada sesuatu yang baru (dari Basel), yang dapat kita masuk kan. Karena perda ini tidak akan sempurna tanpa ada masukan." Ujar, Mansah, membuka pertemuan.

Diskusi menarik tersebut di ikuti oleh Wakil Ketua Pansus, Drs H Erwandi A. Rani bersama anggota Pansus lain, di antaranya, Nico Plamonia Utama, ST MM, Taufik Mardin, Suhaili - Ketua Adat Melayu (LAM) Basel, Kepala Dinas, Sumadi, S.Pd dan Kabag Dinas Pendidikan Kebudayaan Kab. Bangka Selatan, Sofian, S.Pd, beserta sejumlah staf.

Terkait masukan yang di harapkan oleh tim pansus, Ketua LAM Basel, mengusulkan agar mengadopsi ikon asal Bangka Selatan ke dalam ranperda arsitektur bangunan berciri khas serumpun sebalai.

"Lambang payung lilin mungkin untuk dapat di masukkan ke dalam ranperda. Payung lilin itu philosofi nya sebagai penerang, supaya rezeki lancar dan lain-lain makna yg di percayai. Tradisi ini biasa nya di lakukan oleh sebagian masyarakat di serdang maupun payung sangkar ketika mengiringi pengantin yang akan melangsung kan pernikahan," Saran, Ketua LAM, Suhaili.

Sementara itu, anggota pansus, Nico Palamonia Utama, menyebutkan ada kemungkinan aspirasi tersebut untuk di serap ke dalam ranperda.

"Ada kemungkinan untuk di aplikasi kan. Misal nya menggunakan lambang lilin sebagai pemecah angin." Jelasnya.

Mengakhiri pertemuan, Ketua Pansus kembali menegaskan bahwa masih banyak hal yang akan terus di gali untuk di masukkan ke dalam ranperda ini.

"Payung lilin yang menjadi ikon Basel bisa di masuk kan ke dalam ranperda ini, karena ranperda ini masih bersifat umum. Perda ini bukan untuk menetapkan rumah adat tetapi bentuk struktural yang disepakati untuk di aplikasi kan ke dalam bangunan tanpa merubah bangunan itu sendiri." Tutup, Mansah.

loading...


Penulis  : Mrs.Amanda
Editor    : septiani
Sumber : KlikBabel.com