• EnglishFrenchGermanIndonesianItalianPortugueseRussianSpanish

Klikbabel.com


TPID Rakor Bahas Perkembangan Pertumbuhan Ekonomi Kota Pangkalpinang

Kamis, 19 Agustus 2021 | 13:51 WIB
Caption : Rakor TPID Kota Pangkalpinang membahas perkembangan angka inflasi dan deflasi pertumbuhan ekonomi dan harga kebutuhan bahan pokok dan penting serta kelancaran jalur distribusi bersama stakeholder, di ruang rapat Sekda Kantor Wali Kota Pangkalpinang, Kamis (19/8/2021)

KlikBabel.com - Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Pangkalpinang mengadakan rapat koordinasi (Rakor) membahas perkembangan angka inflasi dan deflasi pertumbuhan ekonomi dan harga kebutuhan bahan pokok dan penting serta kelancaran jalur distribusi bersama stakeholder, di ruang rapat Sekda Kantor Wali Kota Pangkalpinang, Kamis (19/8/2021).

Dalam rakor tersebut disampaikan ada empat hal yang harus menjadi perhatian TPID seperti ketersediaan pasokan barang kebutuhan pokok, keterjangkauan harga, kelancaran distribusi dan komunikasi efektif. Namun yang terpenting di masa pandemi  Covid-19 TPID tugasnya beralih dan bergeser dari pengendalian inflasi menjadi pertumbuhan ekonomi.

Menurut Asisten Perekonomian & Pembangunan, Suryo Kusbandoro, di masa Covid-19 dilihat dari pengendalian inflasi tingkat masyarakat mengalami penurunan daya beli sehingga angka inflasi normal bahkan berada di bawah normal.

“Sedangkan pertumbuhan ekonomi hancur, sehingga ke depannya TPID di masa pandemi bergeser tugasnya menjadi percepatan pertumbuhan ekonomi (PEN)” kata Suryo yang juga menjabat sekretaris TPID Kota Pangkalpinang

Dalam rakor diketahui berdasarkan paparan Badan Pusat Statistik Kota Pangkalpinang tingkat pertumbuhan ekonomi atau produk domestik regional Bruto (PDRB) di Pangkalpinang per 2020 sebesar -3,02 persen. Sedangkan tingkat laju inflasi per Juli 2021 sebesar -0,32 persen.

Pangkalpinang menempati peringkat keempat inflasi kumulatif Januari-Juli 2021 se-Sumatera sebesar 1,15 persen.

Rakor yang dipimipin oleh Sekretaris Daerah Kota Pangkalpinang, Radmida Dawam selain dihadiri oleh OPD internal terkait, juga diikuti oleh perwakilan BI, BPS, Bulog dan Pelindo.minfo – Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Pangkalpinang mengadakan rapat koordinasi (Rakor) membahas perkembangan angka inflasi dan deflasi pertumbuhan ekonomi dan harga kebutuhan bahan pokok dan penting serta kelancaran jalur distribusi bersama stakeholder, di ruang rapat Sekda Kantor Wali Kota Pangkalpinang, Kamis (19/8/2021).

Dalam rakor tersebut disampaikan ada empat hal yang harus menjadi perhatian TPID seperti ketersediaan pasokan barang kebutuhan pokok, keterjangkauan harga, kelancaran distribusi dan komunikasi efektif. Namun yang terpenting di masa pandemi  Covid-19 TPID tugasnya beralih dan bergeser dari pengendalian inflasi menjadi pertumbuhan ekonomi.

Menurut Asisten Perekonomian & Pembangunan, Suryo Kusbandoro, di masa Covid-19 dilihat dari pengendalian inflasi tingkat masyarakat mengalami penurunan daya beli sehingga angka inflasi normal bahkan berada di bawah normal.

“Sedangkan pertumbuhan ekonomi hancur, sehingga ke depannya TPID di masa pandemi bergeser tugasnya menjadi percepatan pertumbuhan ekonomi (PEN)” kata Suryo yang juga menjabat sekretaris TPID Kota Pangkalpinang

Dalam rakor diketahui berdasarkan paparan Badan Pusat Statistik Kota Pangkalpinang tingkat pertumbuhan ekonomi atau produk domestik regional Bruto (PDRB) di Pangkalpinang per 2020 sebesar -3,02 persen. Sedangkan tingkat laju inflasi per Juli 2021 sebesar -0,32 persen.

Pangkalpinang menempati peringkat keempat inflasi kumulatif Januari-Juli 2021 se-Sumatera sebesar 1,15 persen.

Rakor yang dipimipin oleh Sekretaris Daerah Kota Pangkalpinang, Radmida Dawam selain dihadiri oleh OPD internal terkait, juga diikuti oleh perwakilan BI, BPS, Bulog dan Pelindo.

loading...


Penulis  : Farah
Editor    : septiani
Sumber : KlikBabel.com