• EnglishFrenchGermanIndonesianItalianPortugueseRussianSpanish

Klikbabel.com



Loading...
Loading...
Loading...

KOMISI II DPRD Babel Khawatirkan Kondisi Jembatan Tambat Labuh Nelayan Bukit Terak

Senin, 09 Agustus 2021 | 21:52 WIB
Tim Komisi II DPRD Babel, yang dipimpin Adet Mastur, SH, MH meninjau kondisi jembatan tambat labuh di desa Bukit Terak, Kecamatan Simpang Teritip, Kabupaten Bangka Barat , (9/8/2021).
Loading...
Loading...

KlikBabel.com - Tim Komisi II DPRD Babel, yang dipimpin Adet Mastur, SH, MH meninjau kondisi jembatan tambat labuh di desa Bukit Terak, Kecamatan Simpang Teritip, Kabupaten Bangka Barat merasa khawatir dengan keselamatan nelayan yang saban hari terpaksa melewati bibir pantai yang berlumpur tebal untuk mencapai kapal-kapal mereka yang di taut jauh dari dermaga, (9/8/2021).

"Kondisi nelayan kami di sini memang sangat bergantung pada pasang surut air laut, pak. Paling berat ketika kita mau turun melaut dan mendaratkan hasil tangkapan ketika sedang surut. Berbeda dengan dermaga di sebelah (dermaga Air Menduyung), di sini tidak ada tempat untuk berteduh ketika musim angin tenggara," adu Kamisan M. Yamin kepada anggota komisi II.

Sebagai kepala desa setempat, bapak Kamisan M. Yamin merasa memiliki tanggung jawab moral untuk memperjuangkan kemudahan berusaha bagi warganya yang rata-rata bermata pencaharian sebagi nelayan. Kepada Komisi II dirinya berharap agar dermaga tambat labuh di desa Bukit Terak ke depan nya dapat diperbaiki agar lebih layak di gunakan disamping demi keselamatan.

"Kita memang berharap sekali agar komisi II membatu memperjuangang kan pembangunan ataupun perbaikan jetty ini." Harap nya.

Melihat keadaan tersebut Tim Komisi II DPRD Babel yang di komandoi Adet Mastur, SH, MH mengatakan turut merasa khawatir dengan kondisi rusak jembatan tambat labuh yang sewaktu-waktu dapat memakan korban,  apalagi bila tidak berhati-hati ketika berjalan melewati lantai jetty yang ter susun dari balok dan papan tua dengan desain ala kadar nya tersebut. Namun diri nya berharap agar pak kades dan para nelayan agar bersabar sementara DPRD berjuang.

"Harus sabar dulu. Pasti kita perjuangkan, tetapi tidak dapat menjanjikan. Untuk RAPBD 2021 itu sudah tidak dapat di laksanakan karena refocusing. Untuk saat ini kita akan perjuangkan agar dapat masuk ke dalam detail enginering desing atau DED terlebih dahulu. Harus di buatkan master plan nya dulu, agar di lihat kemungkinan pengajuan di 2022 tahun mendatang." Kata Adet.
Terkait kewenangan, kepada nelayan setempat Mansah,S,Th.i, menjelaskan bahwa letak kewenangan pembangunan maupun rehabilitasi jembatan tambat labuh tersebut ada di provinsi,
"Iya, Sekarang ada penyerahan kewenangan dari kabupaten ke provinsi. Aset ini saat ini masih di kewenangan provinsi". Tutupnya.
Turut hadir dalam peninjauan jembatan tambat labuh (jetty) desa Bukit Terak, kecamatan Simpang Teritip, Arbiyanto, Mansah, S.Th.i, Heryawandi, SE, Aryanto,SH,MH, Warkamni, H. Mulyadi, Junaidi Foe, Kades Desa Bukit Terak, dan sejumlah staf DPRD.

Loading...
loading...


Penulis  : Gama
Editor    : septiani
Sumber : KlikBabel.com