• EnglishFrenchGermanIndonesianItalianPortugueseRussianSpanish

Klikbabel.com


Sekda Pangkalpinang Ikuti Rakor Penerapan PPKM Level 4 Di Bangka Belitung

Minggu, 25 Juli 2021 | 08:09 WIB
Caption. Sekda Kota Pangkalpinang Radmida Dawam beserta Forkopimda mengikuti rapat koordinasi perumusan kebijakan penangan Covid-19 di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung secara virtual di Ruang OR Kantor Wali Kota Pangkalpinang, Sabtu, (24/7/2021).

KlikBabel.com – Sekda Kota Pangkalpinang Radmida Dawam beserta Forkopimda mengikuti rapat koordinasi perumusan kebijakan penangan Covid-19 di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung secara virtual di Ruang OR Kantor Wali Kota Pangkalpinang, Sabtu, (24/7/2021).

Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Erzaldi Rosman menjelaskan hal utama dalam penerapan kebijakan yakni kerjasama dan kesepahaman antara Forkopimda di daerah yang harus diperkuat, termasuk kabupaten dan kota berada pada PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakay) level tiga.

“Kuncinya adalah kalau kita sepaham akan lebih kuat keberhasilan, kekompakan kita sebagai tim harus betul-betul diutamakan,” ucap Erzaldi.

Dia mengatakan, ketersediaan ruang rumah sakit lebih ditingkatkan untuk penanganan Covid-19 dan harus dilakukan sesuai data yang disampaikan Kementerian Ekonomi.

“Untuk di Belitung dan Kabupaten Bangka agar segera dapat mempercepat mengaktifkan alat PCR yang sudah diberikan. Di belitung itu insyallah sudah siap dibulan Agustus, untuk di Bangka kami belum menerima laporan sampai hari ini terkait pengaktifan PCR yang sudah diberikan,” tuturnya.

Lanjutnga, PPKM level tiga dan empat tidak memiliki banyak perbedaan. Dibidang pendidikan, sekolah tatap muka tidak diperkenankan, pembelajaran hanya dilakukan secara daring.

“WFH (Work From Home) untuk non esensial itu PPKM level tiga sebesar 75 persen, sedangkan level empat sebesar 100 persen dan untuk esensial di level tiga sebesar 10 persen WFO (Work From Office). Untuk level empat 25-50 persen,” jelas Mantan Bupati Bangka Tengah itu.

Selain itu, pelaku usaha seperti supermarket, pasar, resto, warung, PKL (Pedagang Kaki Lima) dan pusat perbelanjaan pada level tiga ada pembatasan jam operasional sampai pukul 20.00. Untuk resto pesan antar bisa 24 jam. Mall dilevel tiga tutup pada pukul 17.00 dan dilevel empat ditutup sementara. Begitu pun dengan pembatasan pada fasilitas umum, dilevel empat tutup sementara. Sama hal nya dengan transportasi umum.

“Untuk pelabuhan mohon kepada para bupati dapat menyiapkan fasilitas memberlakukan check antigen. Untuk antigen disiapkan tetapi petugas kesehatan dari masing-masing kabupaten/kota. Dari Jawa-Bali ke Babel harus PCR begitu pun dari Babel ke Jawa-Bali harus PCR. Dalam pelaksanaan ini harus dengan cara humanis, baik, sopan dan selemah lembut mungkin serta petugas di lapangan harus sesabar mungkin,” kata Erzaldi.

loading...


Penulis  : Farah
Editor    : septiani
Sumber : KlikBabel.com