• EnglishFrenchGermanIndonesianItalianPortugueseRussianSpanish

Klikbabel.com


Melalui Sarana Digital, JNE Dukung UKM Tanjung Pandan Ekspansi Pasar

Selasa, 06 Juli 2021 | 19:12 WIB
JNE mengadakan gelaran webinar ,JNE Ngajak Online 2021 – Goll…Aborasi Bisnis Online 2021 Kota Tanjung Pandan secara virtual via Zoom, Selasa (6/7/2021).

KlikBabel.com – Pandemi Covid-19 yang masih mewabah semakin menyulitkan UKM sebagai penggerak ekonomi untuk ekspansi pasar. Di tengah kegelisahan pandemi, para pemilik UKM masih terus berjuang untuk mempertahankan produknya agar laku di pasaran. Pandemi juga berpengaruh pada perubahan perilaku berbelanja konsumen dari ranah offline ke online, oleh karenanya UKM dituntut untuk adaptif dan mampu berinovasi secara digital.

Mendukung sektor UKM  untuk bersaing di dunia digital, JNE mengadakan gelaran webinar JNE Ngajak Online 2021 – Goll…Aborasi Bisnis Online 2021 Kota Tanjung Pandan. Melalui webinar online ini diharapkan UKM di Indonesia, khususnya di Tanjung Pandan dapat mengembangkan kemampuan bersaing di dunia digital, baik dalam skala nasional dan global.

Webinar kali ini dibuka oleh Gary Oktavianus Wiharto, Regional Head JNE Sumatera Barat. Gary menyatakan JNE sepenuhnya mendukung kebutuhan para pelaku usaha dan seller UKM melalui berbagai macam program seperti JNE e-fulfillment yang menghadirkan beragam fasilitas agar proses pengiriman lebih efisien.

“Kami pada prinsipnya ingin menjadi solusi bagi teman-teman seller, produsen tinggal memikirkan cara mendapatkan atau memproduksi produknya, biarkan nanti JNE yang memikirkan bagaimana menyimpan produknya, mendistribusikannya, dan mengirimkannya sampai ke konsumen”, Ujar Gary dalam acara Gollaborasi Bisnis Online yang digelar secara virtual via Zoom, Selasa (6/7/2021).

Hadir sebagai pembicara, Elvans Henryco selaku Kepala Cabang JNE Tanjung Pandan menyatakan pentingnya kolaborasi lintas sektoral untuk mendukung kebangkitan UKM di masa pandemi.

“Kita melihat pentingnya kolaborasi dan kerja sama dengan berbagai pihak di zaman revolusi industri ini baik JNE, pemerintah, atau sektor swasta lainnya, yang masing-masing memiliki kemampuan untuk memberdayakan ekonomi masyarakat. Dalam keadaan pandemi, hal ini menjadikan tantangan yang bisa kita jadikan peluang untuk gali potensi tak hanya untuk survive, tapi bisa juga dikembangkan untuk memberikan solusi bagi UMKM”

JNE sebagai mitra UKM di Tanjung Pandan siap berkolaborasi dengan para pelaku usaha untuk memberikan solusi jasa pengiriman, seperti promo dan gratis ongkir, program pemberdayaan komunitas untuk meningkatkan daya saing UKM di era digital, dan layanan gratis pick up tanpa jumlah minimal paket.

Gelaran webinar ini turut dihadiri oleh Bella Kartika Aprilia selaku CEO Sepiak Belitong. Bella menyampaikan pentingnya mengetahui segmentasi pasar yang tepat untuk optimalisasi strategi pemasaran.

“Penting sekali untuk tahu market kita siapa. Kita harus paham usia berapa peminat yang akan menjadi sasaran market kita, dimana mereka berada di ranah online. Kalau Ibu-ibu kan banyak di facebook, kalau anak muda banyaknya di Instagram. Kalu kita mau bersaing secara harga, kita harus terlebih dahulu pintar-pintar melihat dimana posisi market kita. Bahkan banyak juga penjual online yang menang berjualan via whatsapp karena tahu market mereka ada di whatsapp. Jadi kita harus list dulu siapa sih market kita dan kita harus perluas dimana”, tutur Bella.

Sejalan dengan pernyataan Bella, owner Pempek Hes Eva Susanti menyampaikan pentingnya sigap mencari peluang untuk mempertahankan pasar dan merencanakan strategi baru di tengah kegelisahan pandemi COVID-19.

“Kalau masalah kendala pasti ada terutama saat banyak orderan, tapi tiba-tiba menurun. Di masa pandemi penjualan kami menurun, tapi saya mikirnya tidak boleh berlarut-larut, harus memikirkan solusi bagaimana mempertahankan profit di masa pandemi. Maka saya beralih ke online di awal pandemi. Sejak bulan April 2020 bisnis online-nya. Sebenarnya bisnis online nya sudah, ada reseller-reseller tapi kita belum gunakan marketplace. Sekarang penjualan kami 80% nya online dan 20% nya offline”, ujar Eva.

Tak hanya itu, Eva membagikan strategi yang ditekuninya untuk meningkatkan daya saing Pempek Hos di pasaran “Strategi kita awalnya menawarkan harga yang murah. Kita kan ada kerjasama juga dengan jasa pengiriman seperti JNE. Jadi kita bisa menawarkan biaya pengiriman yang murah dengan layanan yang cepat. Jadi konsumen senang kita beri promo dan discount ongkos pengiriman.”, tambah Eva.

Dalam kegiatan ini, Tanjung Pandan merupakan kota ke-34 dari gelaran webinar JNE Ngajak Online 2021 – Goll…Aborasi Bisnis Online 2021 yang sebelumnya telah dilakukan di Medan.

Gelaran webinar ini turut hadir dalam rangka memperingati hari jadi kota Tanjung Pandan yang ke-183 pada 1 Juli 2021.  Setelah Kota Tanjung Pandan, gelaran roadshow ini akan kembali hadir di Kota Manado pada 6 Juli 2021. Roadshow di 60 kota di seluruh Indonesia, JNE Ngajak Online 2021 dimulai pada 26 Januari 2021 di Samarinda dan akan berakhir pada 29 Desember 2021 di Ternate.

 

loading...


Penulis  : -
Editor    : septiani
Sumber : KlikBabel.com