• EnglishFrenchGermanIndonesianItalianPortugueseRussianSpanish

Klikbabel.com


Lusa, Bandara di Babel Terapkan GeNose

Sabtu, 10 April 2021 | 21:18 WIB
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Babel, K A Tajuddin saat pimpin Rapat Koordinasi (Rakor) Persiapan Launching dan Implementasi Penggunaan Genose yang akan diterapkan di Bandara Depati Amir Pangkalpinang dan Bandara H.A.S. Hanandjoeddin Tanjung Pandan Belitung, Sabtu (10/04/2021) di Rumah Makan Pagi Sore Jalan Pulau Bangka, Pangkalpinang.

KlikBabel.com,Pangkalpinang - Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Pemprov. Babel) akan menerapkan penggunaan GeNose yang merupakan alat untuk memeriksa calon penumpang di dua bandara yang ada di Bangka Belitung, selain rapid tes antigen, sebagai upaya menambah alat atau cara pemeriksanaan virus Covid-19.

Hal tersebut dikatakan Kepala Dinas Perhubungan  (Dishub) Babel, K A Tajuddin saat pimpin Rapat Koordinasi (Rakor) Persiapan Launching dan Implementasi Penggunaan Genose yang akan diterapkan di Bandara Depati Amir Pangkalpinang dan Bandara H.A.S. Hanandjoeddin Tanjung Pandan Belitung, Sabtu (10/04/2021) di Rumah Makan Pagi Sore Jalan Pulau Bangka, Pangkalpinang.

"Kita harapkan dengan adanya GeNose ini akan menambah alat atau cara pemeriksanaan covid-19 di Bandara Depati Amir dan Bandara Hanandjoeddin," ungkap Tajuddin. 

Tajuddin mengungkapkan, Pemprov. Babel menyambut baik atas langkah yang diambil pihak Angkasa Pura II dalam menyediakan alat GeNose di dua bandara yang ada di Babel. Dirinya menyebut, dikarenakan alat ini masih baru dengan metode hembusan napas, diperlunya edukasi bagi masyarakat luas untuk memahami langkah dan proses yang akan diberlakukan pada pemeriksaan GeNose di lapangan.

“Sebelum pelaksanaan, perlu adanya edukasi bagi masyarakat untuk mengetahui bagaimana langkah dan proses yang akan dijalani calon penumpang untuk mendapatkan hasil tes GeNose tersebut,” paparnya. 

Ditambahkannya, penggunaan alat GeNose relatif lebih murah jika dibandingkan dengan rapid tes antigen yang biasa dilakukan. Calon penumpang juga dapat melakukan tes GeNose dengan proses lebih mudah, hanya dengan menghembuskan nafas, dengan masa berlaku 1x24 jam. Hal ini sesuai dengan Surat Edaran Menteri Perhubungan No.26 Tahun 2021 tentang Petunjuk Pelaksanaan Perjalanan Orang Dalam Negeri dengan Transportasi Udara dalam Masa Pandemi Corona Virus Disease (Covid-19).

Sementara itu, GM Angkasa Pura II Bandara Depati Amir Pangkalpinang, Muhammad Syahril mengatakan, Bandara Depati Amir telah menyiapkan alat GeNose dan akan dilaunching oleh Gubernur Babel, Erzaldi Rosman bersama Forkopimda Babel pada tanggal 11 April 2021, dan  untuk para calon penumpang pada tanggal 12 April 2021.

“Pelaksanaan launching dan ujicoba GeNose akan dilaksanakan besok, Minggu 11 April 2021 oleh Pak Gubernur. Sedangkan untuk umum, akan berlaku mulai Senin, 12 April 2021,“ jelas Syahril. 

Syahril juga mengungkapkan, selain dua bandara di Bangka Belitung yang telah disetujui oleh Kementerian Perhubungan, pada tanggal 12 April 2021, Bandara Sultan Thaha Jambi juga akan menerapkan alat GeNose C19.  

“Pada tanggal 12 April 2021, Babel dan Jambi disetujui Kementerian Perhubungan memberlakukan GeNose dalam waktu yang sama, yakni Bandara Depati Amir Pangkalpinang, Bandara Tanjung Pandan Belitung, dan Bandara Sultan Thaha Jambi,” ungkapnya.

Pada kesempatan yang sama, Perwakilan Angkasa Pura Solution (APS) Jakarta, Mukti menjelaskan bahwa proses layanan GeNose di Bandara Depati Amir akan dilakukan di tempat yang sama yaitu Farma Lab yang ada di bandara.
Ia menjelaskan dalam proses antrian calon penumpang akan menggunakan aplikasi yang dapat diunduh di playstore dan mendaftarkan diri. Proses pengambilan sampel dan hasil pemeriksaan akan berlangsung dengan relatif singkat.

“Diharapkan kepada calon penumpang agar 30 menit sebelum pemeriksaaan untuk tidak makan dan minum, namun air putih dibolehkan, karena alat ini sensitif terhadap aroma menyengat, termasuk asap rokok, parfum, bau makanan yang menyengat seperti pete, jengkol dan lainnya," jelasnya.

Mukti juga mengatakan bahwa alat GeNose C19 dapat melakukan pemeriksaan bagi calon penumpang per jam sebanyak 30 orang/pack dan dibatasi sebanyak 300 orang/pack perhari.

Turut hadir menghadiri Rakor adalah Executive General Manager (EGM) Angkasa Pura II Bandara Depati Amir, Muhammad Syahril, Perwakilan Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Pangkalpinang, Perwakilan BPBD Babel, Staf Dishub Babel dan pihak terkait lainnya. 

loading...


Penulis  : Farah
Editor    : septiani
Sumber : KlikBabel.com