• EnglishFrenchGermanIndonesianItalianPortugueseRussianSpanish

Klikbabel.com


Wamen LHK, Pemerintah Kedepan Juga Harus Melakukan Vegetasi Pohon Di Daerah Tangkapan Air

Rabu, 07 April 2021 | 10:17 WIB
Alue Dohong Wakil Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan

KlikBabel.com - Alue Dohong Wakil Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan mengatakan pemerintah melalui BMKG telah memprediksi terjadi siklon tropis Seroja di beberapa wilayah Indonesia.

Hal ini menyusul bencana banjir bandang dan longsor di Nusa Tenggara Timur dan Nusa Tenggara Barat akibat siklon tropis Seroja.

"Sebetulnya karena anomali cuaca dan anomali iklim yang sebetulnya sudah ada prediksi juga, bahwa akan ada siklon Seroja ya, namanya itu situasi ekstrem," jelas alue di Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP), Cianjur, Jawa Barat, Selasa (7/4/2021).

Alue menilai bahwa terjadi banjir bandang di NTT dan NTB, karena daerah tangkapan air (DTA) yang agak tinggi dan intensitas hujan yang besar. Sehingga terjadi banjir bandang pada Minggu (5/4/2021).

"Jadi saya pikir daerah banjirnya juga daerah DTA yang agak tinggi karena curah hujan besar, jadi terjadi tumpahan air," ujarnya.

Karena itu kata Alue, yang harus dilakukan pemerintah di daerah pasca banjir bandang yakni melakukan pemulihan di daerah pasca.

Alue mengatakan pemerintah kedepan juga harus melakukan vegetasi pohon di daerah tangkapan air (TPA) untuk mencegah bencana banjir bandang dan longsor.

"Tentu salah satu daerah daerah yang mengalami pasca banjir, harus dilakukan pemulihan juga ya, pemulihan daerah-daerah tangkapan air (DTA) lewat vegetasi dan sebagainya supaya ke depan bencana ini bisa kita minimalisir lagi," katanya.(Farah/KlikBabel)

loading...


Penulis  : Farah
Editor    : septiani
Sumber : KlikBabel.com