• EnglishFrenchGermanIndonesianItalianPortugueseRussianSpanish

Klikbabel.com


Waspada Makan Ikan Asin, Mengandung Zat Karsinogenik Pemicu Kanker

Selasa, 23 Februari 2021 | 13:06 WIB
Nelayan menata ikan asin di kampung nelayan Muara Angke, Jakarta, Senin (3/8).
Loading...

KlikBabel.com - Diketahui, 10 persen penyebab kanker adalah masalah genetik sementara 90 persen lainnya disebabkan karena gaya hidup sehari-hari. Salah satu pemicunya adalah bersumber dari makanan yang dikonsumsi.

Menariknya, Spesialis Penyakit Dalam Onkologi, Profesor Aru Wisaksono Sudoyo bahwa mengonsumsi ikan asin juga dapat membuat seseorang berisiko terkena kanker.

"Kenapa kanker nasofaring (karsinoma) kita (Indonesia) tinggi, ini karena kita sering juga makan-makanan mengandung karsinogen, yaitu ikan asin, di samping merokok," ujar Prof Aru dalam diskusi Between Woman & Cancer RS Eka Hospital, beberapa waktu lalu.

Alasan ikan asin bisa menyebabkan kanker, lanjut Prof Aru, lantaran proses pengembangan dan proses pembuatan ikan asin yang kurang baik, sehingga menyebabkan kanker.

ikan asin adalah olahan ikan yang diawetkan dengan cara dijemur dan diasinkan sehingga lebih tahan lama. Inilah kenapa Prof Aru menyandingkan ikan asin dengan makanan olahan seperti sosis atau daging olahan lainnya.

"Sekalian mengingatkan, ikan asing ada yang bagus ada yang tidak, kalau pengembangannya gak bagus, itu mengandung zat nitrosamin sama dengan kornet beef serta sosis yang kita berikan kepada anak-anak," terang Ketua Umum Yayasan Kanker Indonesia (YKI) itu.

Senyawa nitrosamin adalah sejenis zat karsinogen, memicu timbulnya sel kanker. Nitrosamin terbentuk di ikan asin, akibat senyawat nitrat yang bereaksi terhadap sinar matahari saat ikan asin dijemur.

"Itu (ikan asin dan sosis) adalah makanan yang diproses dan mengandung bahan-bahan yang kita sebut karsinogen, bahan yang dapat melahirkan kanker," pungkasnya.

Loading...
loading...


Penulis  : -
Editor    : septiani
Sumber : Suara.com