• EnglishFrenchGermanIndonesianItalianPortugueseRussianSpanish

Klikbabel.com


Sentil Anies Soal Early Warning Banjir, PDIP: Seharusnya Bisa Dihindari

Senin, 22 Februari 2021 | 10:01 WIB
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan berfoto bersama pengungsi korban banjir Jakarta di GOR Otista, Jakarta Timur, Sabtu (20/2/2021). [Instagram@aniesbaswedan]
Loading...

KlikBabel.com - Ketua Umum DPD PDI Perjuangan DKI Jakarta Ady Widjaja meminta Gubernur Anies Baswedan lebih memerhatikan kondisi pengungsian. Terlebih lagi saat ini pandemi Covid-19 masih berlangsung dan marak di ibu kota.

Ady menilai situasi di pengungsian sangat berbahaya bagi kelompok rentan seperti lanjut usia. Sebab angka kematian mereka adalah yang tertinggi jika terpapar Covid-19.

"Kami sangat mengkhawatirkan korban banjir yang manula, anak-anak, dan Balita. Tempat pengungsian harus bisa dimanage dengan baik jangan sampai menjadi klaster penyebaran baru Covid-19," ujar Ady dalam kepada wartawan, Minggu (22/2/2021).

Banjir mengepung Jakarta karena hujan deras pada Sabtu (20/2) sampai Minggu (21/2). Terhitung 193 RT terkena dampak dan 1.400 orang harus mengungsi karena rumahnya terendam air.

Ady juga menilai lemahnya early warning system atau sistem peringatan dini banjir menjadikan kerugian masyarakat semakin bertambah. Selain materi, di tengah pandemi ini kerugian kesehatan juga bisa saja terjadi lebih parah.

Padahal, jika Anies memiliki sistem yang memadai, maka kerugian masyarakat bisa lebih diminimalisir.

"Seharusnya banjir kali ini dapat dihindari, atau dapat diantisipasi," katanya.

Karena itu, pihaknya sudah mengerahkan bantuan kepada warga terdampak. Mulai dari pendirian dapur umum hingga pelaksanaan protokol kesehatan pencegahan penularan Covid-19 di tempat pengungsian harus diawasi.

"Dengan mendirikan dapur umum, untuk memastikan warga yang terkena banjir bisa mendapatkan makanan saat darurat, dan bukan hanya Itu saja, kami juga memastikan memberikan kebutuhan lain seperti masker dan hand sanitizer ketempat pengungsian," pungkasnya.

Loading...
loading...


Penulis  : -
Editor    : septiani
Sumber : Suara.com