• EnglishFrenchGermanIndonesianItalianPortugueseRussianSpanish

Klikbabel.com


Tingkatkan Pelayanan, Perawat RSUD Depati Bahrin Gelar Pelatihan BHD

Senin, 15 Februari 2021 | 13:17 WIB
Seluruh perawat kesehatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Depati Bahrin Sungailiat mendapatkan pelatihan Bantuan Hidup Dasar (BHD), Sabtu (13/2/2021).
Loading...

KlikBabel.com - Seluruh perawat kesehatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Depati Bahrin Sungailiat mendapatkan pelatihan Bantuan Hidup Dasar (BHD), Sabtu (13/2/2021). Pelatihan tersebut digelar guna meningkatkan kemampuan dari para perawat dalam memberikan tindakan dasar serta meningkatkan pelayanan kesehatan.

Pelatihan sendiri diberikan instruktur serta dibagi dalam lima gelombang, hal tersebut bertujuan agar setiap tenaga kesehatan memiliki keterampilan yang mumpuni dalam praktik di lapangan. Sejumlah teknik dasar dijelaskan dan dipraktekan secara langsung.

BHD dilakukan dengan memberikan tindakan Resusitasi Jantung Paru (RJP) yaitu metode untuk mengembalikan fungsi pernapasan dan sirkulasi pada pasien. Dengan dilakukannya BHD dapat memberikan oksigenasi darurat secara efektif pada organ vital pasien seperti otak dan jantung melalui ventilasi buatan dan sirkulasi buatan.

Direktur RSUD Depati Bahrin, dr.Yogi Yamani menjelaskan dilakukannya pelatihan ini guna memberikan penyegaran bagi tenaga medis dan megasah kembali kemampuan atau skill seluruh perawat-perawat kami dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

"Tindakan pada BHD ini dirumuskan dengan huruf A, B dan C. A yaitu airway, B yaitu breathing, dan C yaitu circulation. Airway dilakukan dengan cara memastikan jalan nafas pasien terbuka dan bersih bebas dari sumbatan benda asing sehingga memungkinkan pasien dapat bernafas," ujar Yogi.

Kepala Bidang Keperawatan RSUD Depati Bahrin, Jum Panata menambahkan setiap perawat mempunyai kewajiban untuk mengembangkan keterampilannya dalam kegawatdaruratan. Salah satunya terampil dalam memberikan BHD, sehingga pada kondisi tertentu dapat mengurangi gejala atau dampak buruk pada penderita.

Loading...
loading...


Penulis  : Farah
Editor    : septiani
Sumber : KlikBabel.com