• EnglishFrenchGermanIndonesianItalianPortugueseRussianSpanish

Klikbabel.com


Orang Nomor Satu Di Provinsi Bangka Belitung Erzaldi Rosman Siap Divaksinisasi Besok

Kamis, 14 Januari 2021 | 11:54 WIB
Gubernur Bangka Belitung Erzaldi saat konferensi pers penyampaian persiapan vaksinisasi di Ruang VIP, Bandara Depati Amir Pangkalpinang, Kamis (14/1/2021).
Loading...

KlikBabel.com, PangkalPinang - Erzaldi Rosman Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, besok siap melakukan vaksinisasi , di Rumah Sakit Umum Provinsi (RSUP) Soekarno Bangka Belitung, Jumat (15/1/2021) .

 

Vaksinisasi yang dimulai oleh  Erzaldi Rosman Gubernur Kepulauan Bangka Belitung  bersama dengan pejabat lainnya antara lain  Ketua DPRD Babel, Kapolda Babel, Danlanal Babel dan tiga forkopimda daerah seperti Pangkalpinang, Kabupaten Bangka dan Belitung.

 

"Alhamdulilah persiapan sudah siap. Nama yang akan divaksinisasi sudah masuk dalam data aplikasi P-care. Secara Jadwal tanggal 15 Januari hingga April ini, dengan target 12ribu vaksin, diutamakan dulu untuk para tenaga kesehatan," tegas Gubernur Bangka Belitung Erzaldi saat konferensi pers penyampaian persiapan vaksinisasi di Ruang VIP, Bandara Depati Amir Pangkalpinang, Kamis (14/1/2021).

 

Vaksin Sinovac yang diterima Babel sejumlah 10.280 ini sudah disimpan di ruang pendingin dengan skala besar di Dinas Kesehatan Bangka Belitung.

 

Akan segera didistribusikan ke rumah sakit yang melakukan vaksinisasi, dikawal Polri untuk memberikan rasa aman.

 

“Tepatnya hari ini kita distribusikan ke Belitung, karena Belitung menjadi salah satu yang mengawali vaksinisasi pada gelombang awal," tukas Erzaldi.

Tenaga kesehatan hampir seratus persen sudah terdaftar yang diatur dan tersistem oleh dinkes provinsi dan kabupaten.

 

Untuk vaksinisasi tahap kedua akan dilakukan pada pejabat, pelayanan publik lainnya dan masyarakat juga, hal ini tergantung kesedian vaksin dan semua ini sesuai keputusan dari pusat.

 

“Saya berharap Semoga ini berjalan lancar dan kami akan terus memberikan edukasi kepada masyarakat bahwa vaksin ini aman digunakan. Saya sebagai pemimpin berharap  ini sebagai teladan dan contoh untuk masyarakat kita,”jelas Erzaldi.

 

“Ketentuan syarat vaksinisasi usia tidak lebih dari 60 tahun dan tidak ada dalam kondisi darah tinggi, gula tinggi, asma dan sebagainya. Bila dalam kondisi sakit tersebut , belum bisa akan ditunggu sampai kondisi kembali keadaan normal.Yang sudah terdaftarharus divaksin. Masalah nya masyarakat masih ragu jadi sebagai pemimpin harus memberikan contoh teladan," pungkas Erzaldi.

 

Erzaldi mempertegaskan, vaksinisasi khusus pandemi covid-19 ini sangat wajib, kalau tidak mau diser

ahkan kepada petugas yang berwenang.

 

“Jika ada pengaruh tubuh dalam merespon setelah vaksinisasi, petugas sudah ada cara-cara atau langkah penanganan terkait hal tersebut," kata Erzaldi.

 

Masyarakat jangan pernah menganggap dengan vaksin sudah bebas dari covid-19, masyarakat harus tetap menjalankan protokol kesehatan lebih displin lagi .

 

Upaya Yang dilakukan vaksinisasi ini, diharapkan dapat beriringan dalam upaya memulihkan ekonomi daerah Bangka Belitung.

 

" Perekonomian kita harus dipikirkan agar segera pulih kembali, harus memperhatikan dan  mementingkan kesehatan," jelas Erzaldi.

 

dr Bangun Cahyo Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas III Pangkalpinang, mengungkapkan dalam pelaksanaan vaksinisasi sudah melakukan beberapa persiapan.

 

 110 fasilitas kesehatan yang ada di Bangka Belitung, 60 puskesmas sudah menerima pelatihan untuk vaksinisasi.

 

Pada tanggal 17 Januari hingga 19 Januari 2021 akan dilaksanakan pelatihan tahap kedua untuk faskes yang belum melakukan pelatihan.

 

"Vaksinator sudah ditetapkan nantinya akan melayani beberapa orang karena setelah divaksin harus menunggu 30 menit untuk melihat respon tubuh, pasca imunisasi," Kata dr Bangun.

 

 

Loading...
loading...


Penulis  : Farah
Editor    : Amanda
Sumber : klikbabel.com