• EnglishFrenchGermanIndonesianItalianPortugueseRussianSpanish

Klikbabel.com


Gelar Konferensi Pers, Polda Ungkap Sebanyak 374 Kampung Tegep Mandiri Terbentuk di Wilayah Babel

Senin, 28 Desember 2020 | 20:08 WIB
Kapolda Babel, Irjen Pol Anang Syarif Hidayat didampingi Wakapolda Babel dan Irwasda Babel. KlikBabel/Ghaza.

KlikBabel.com, Pangkalpinang – Polda Babel menggelar Konferensi Pers Akhir Tahun 2020 yang berlokasi di Gazebo Mapolda Babel, Senin (28/12/20). Dalam konferensi pers tersebut Polda Babel mengungkapkan terkait Penanganan Covid-19 di wilayah Bangka Belitung.

Pandemi Covid-19 memang belum berakhir, seperti yang diketahuì bahwa akhir-akhir ini kasus pasien yang terkonfirmasi Covid-19  terus mengalami peningkatan kasus baru dan memperhatikan situasi kapasitas dan daya dukung Wisma Isolasi di Babel yang penuh.

Satgas Penanganan Covid-19 Provinsi Kepulauan Babel mendorong para Kepala Daerah (Bupati/Walikota) untuk semakin menggencarkan kampanye penerapan protokol kesehatan Covid-19 melalui strategi peningkatan partisipasi pencegahan dan akselerasi penanganan dengan secara total mengaktifkan "Kampung Tegep Mandiri" di semua desa/kelurahan dan bersama-sama dengan TNI dan POLRI serta Linmas secara konsisten dan berkelanjutan melakukan operasi yustisi penegakan disiplin prokes Covid-19.

Ditemui Tim Klik Babel dalam jumpa persnya, Kapolda Babel Irjen Pol Anang Syarif Hidayat mennyebutkan bahwa "Kampung Tegep Mandiri" hadir sebagai bentuk menegakkan protokol kesehatan Covid-19 dan menciptakan ketahanan pangan di wilayah masing-masing.

“Seiring dengan arahan dari Mabes Polri kita membentuk Kampung Tegep Mandiri yang diprakarsai oleh Polda Babel bersama dengan Polres, TNI dan Pemda setempat dengan tujuan menghadapi pandemi ini dengan menjalankan Prokes dan menciptakan ketahanan pangan di wilayah masing-masing dengan memanfaatkan lahan lahan yang tidak terpakai. Sebanyak 374 Kampung Tegep Mandiri dari 393 desa yang tersebar di wilayah Babel," ujar Irjen Pol Anang.

Tak hanya  itu, bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan juga diberikan yakni sebanyak 44.125 paket sembako dan 105.735 buah alat kesehatan.

Lalu terkait dengan Perda penanganan Covid-19 seperti apa kelanjutan dan tindakan yang dilaksanakan?

“Konsep atau naskah tentang Perda penanganan proses ini sudah selesai dan telah diajukan ke Kemendagri sehingga masih menunggu persetujuan dan akan dioperasionalkan di Babel. Dalam Perda tersebut tercantum tentang adanya denda bagi pelanggar protokol kesehatan, tentunya Polri serta Pol PP dapat menerapkan itu jika benar-benar sudah disahkan. Tanpa adanya Perda dan denda saya kira tidak akan efektif apabila hanya sekedar teguran lisan dan tertulis saja," jelas Kapolda saat ditanya rekan jurnalìs dalam konferensi persnya.

Klikbabel/Ghaza

loading...


Penulis  : -
Editor    : Geges
Sumber : KlikBabel