• EnglishFrenchGermanIndonesianItalianPortugueseRussianSpanish

Klikbabel.com


BUMN Waskita Resmi Garap Dua Proyek Sumber Air di Provinsi Banten

Jumat, 11 Desember 2020 | 09:11 WIB
Gedung PT Waskita Karya Tbk. [setkab.go.id]
Loading...

Klikbabel.com - BUMN yang bergerak di bidang kontruksi, PT Waskita Karya (Persero) Tbk menandatangani dua kontrak perjanjian dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (KemenPUPR) dalam pembangunan di Banten.

Proyek tersebut yakni Pengamanan Pantai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Lesung paket 1 di Kabupaten Pandeglang, Banten, dan pekerjaan untuk Rehabilitasi Jaringan Irigasi D.I. Ciliman di Banten.

Direktur Operasi II II Waskita Karya Bambang Rianto menjelaskan, nilai kontrak proyek pengamanan Pantai KEK Tanjung Lesung paket 1 mencapai Rp249 miliar, dengan jangka waktu pelaksanaan selama 1.080 hari sejak Surat Perintah Mulai Kerja (SPMK).

“Pembangunan Pengamanan Pantai KEK Tanjung Lesung untuk melindungi garis pantai di sekitar KEK dari ancaman abrasi dan erosi yang mengancam berbagai sarana dan prasarana umum antara lain permukiman, jalan raya, fasilitas umum, dan perekonomian wisata setempat,” kata Bambang Rianto di Jakarta, Jumat (11/12/2020).

Berdasarkan Antara, abrasi di pantai KEK Tanjung Lesung Kabupaten Pandeglang Provinsi Banten terjadi sudah cukup lama.

Proyek ini bertujuan sebagai rehabilitasi jaringan irigasi sehingga tercapai pendistribusian air yang merata kepada masyarakat. Untuk kemudian, proyek pekerjaan Rehabilitasi Jaringan Irigasi D.I. Ciliman di Kabupaten Pandeglang  senilai Rp139 miliar.

"Proyek ini merupakan pekerjaan rehabilitasi jaringan irigasi sehingga tercapai pendistribusian air yang merata kepada masyarakat, yang diharapkan diharapkan dapat mengembalikan dan memaksimalkan manfaat infrastruktur pengairan untuk warga di sekitar Sungai Ciliman," ujarnya.

Sebelumnya, Waskita juga telah mendapatkan kontrak proyek Twin Tower Makassar dengan nilai mencapai Rp1,9 triliun.

Waskita terus mendorong proyek-proyek baru dan manajemen terus berusaha untuk mencapai target nilai kontrak baru sebesar Rp26 triliun dengan tetap fokus pada proyek-proyek infrastruktur konektivitas.

Loading...
loading...


Penulis  : -
Editor    : Geges
Sumber : Suara.com