• EnglishFrenchGermanIndonesianItalianPortugueseRussianSpanish

Klikbabel.com


Takut dengan Covid-19, KPPS Sragen Sepi Pendaftar

Kamis, 15 Oktober 2020 | 10:10 WIB
Ilustrasi TPS. [siara.com/ Ummi Hadyah Saleh]
Loading...

Klikbabel. com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sragen memperpanjang pendaftaran calon kelompok penyelenggara pemungutan suara atau KPPS Pilkada 2020 mulai Rabu-Minggu (14-18/10/2020).

Perpanjangan itu diperuntukan untuk sembilan kecamatan yang jumlah pendaftar KPPS belum memenuhi kebutuhan.

Kurangnya minat warga menjadi petugas KPPS, itu karena banyak yang takut dan khawatir harus mengikuti swab test atau rapid test Covid-19.

Dilansir dari Solopos.com, Ketua KPU Sragen Minarso menyebut sembilan kecamatan yang kekurangan pendaftar KPPS Pilkada 2020 itu terdiri atas Jenar, Sragen Kota, Sumberlawang, Sambirejo, Sidoharjo, Ngrampal, Miri, Sukodono, dan Sambungmacan.

Minarso langsung memerintahkan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) untuk segera berkoordinasi dengan Panitia Pemungutan Suara (PPS).

PPS mesti terjun ke bawah untuk memastikan kebutuhan petugas KPPS setiap tempat pemungutan suara (TPS).

“Angka persis kekurangannya masih direkapitulasi karena kekurangannya bervariasi. Ada yang kurang 1-2 orang dari tujuh orang per TPS,” ujar Minarso Rabu (15/10/2020).

Minarso mengatakan pendaftar KPPS Pilkada Sragen 2020 itu untuk 2.271 TP. Ia mengaku daerah tersebut sebenarnya sudah terisi, tetapi ada beberapa TPS yang belum sesuai kebutuhan.

"Jadi tidak ada TPS yang kosong sama sekali. Warga tidak mau jadi petugas KPPS karena khawatir atau takut harus swab test atau rapid test," kata Minarso.

Minarso mengatakan kekurangan petugas KPPS Pilkada Sragen yang paling banyak yakni Kecamatan Jenar. Terlebih, Puskesmas Jenar tutup sementara karena ada yang terkonfirmasi positif Covid-19.

Loading...
loading...


Penulis  : -
Editor    : Kenni
Sumber : Suara.com