• EnglishFrenchGermanIndonesianItalianPortugueseRussianSpanish
   


Loading...
Loading...
Loading...

Marc Marquez Geregetan Lihat Penampilan Para Rival di MotoGP 2020

Senin, 05 Oktober 2020 | 11:57 WIB
Rider Tim Repsol Honda Marc Marquez berjalan di sirkuit Catalunya menjelang MotoGP Catalunya, Barcelona. LLUIS GENE / AFP

Klikbabel.com - Pembalap Repsol Honda, Marc Marquez mengaku geregetan melihat performa para rivalnya yang seakan-akan tak ingin menang di sepanjang MotoGP 2020.

Marquez saat ini masih menjalani pemulihan cedera patah lengan kanan yang dia dapatkan saat mengaspal di seri perdana MotoGP 2020 yakni Grand Prix (GP) Spanyol, 19 Juli lalu.

Kondisi itu membuat rider asal Spanyol ini tak bisa ikut membalap. Dia sudah absen di delapan seri balapan yang telah berlangsung.

Selama masa pemulihan, juara MotoGP 2019 ini praktis hanya bisa menyaksikan para rivalnya memperebutkan podium kemenangan lewat layar kaca.

Namun, bukannya terhibur layaknya penonton pada umumnya, Marc Marquez justru mengaku amat kesal dan geregetan. Performa para rivalnya yang angin-anginan membuat dia ingin segera kembali ke lintasan.

MotoGP 2020 berlangsung sangat ketat tanpa Marc Marquez. Hal itu terlihat dari banyaknya wajah berbeda yang mampu menghiasi podium di setiap seri balapan.

Merujuk klasemen sementara pun, ketatnya persaingan meraih gelar juara MotoGP 2020 sudah terlihat. Saat ini, Fabio Quartararo (Petronas Yamaha SRT) masih memimpin klasemen dengan raihan 108 poin, diikuti Joan Mir (Suzuki Ecstar) dan Maverick Vinales (Monster Energy Yamaha) yang berturut-turut mengumpulkan 100 dan 90 poin.

"Menonton balapan dari rumah menciptakan beberapa kecemasan, kemarahan, tapi itulah yang harus Anda lakukan,” kata Marc Marquez dikutip dari Crash, Senin (5/9/2020).

"Melihat bahwa rival tidak mencetak banyak poin membuat Anda ingin kembali," tambahnya.

Menyoal kondisi fisiknya, Marc Marquez mengindikasikan tak akan kembali dalam waktu cepat. Belajar dari pengalaman, dia ingin pulih sepenuhnya sebelum menunggang motornya.

"Mentalitas saya selalu sama: Cobalah untuk mencapai batas, paksakan lengan, tapi selalu mematuhi apa kata dokter," kata Marc Marquez.

"Dan ketika saya kembali menunggangi motor, pendekatan saya akan sama: menyerang!" tandasnya.



Penulis  : -
Editor    : Kenni
Sumber : Suara.com