• EnglishFrenchGermanIndonesianItalianPortugueseRussianSpanish

Klikbabel.com


Kerap Telurkan Atlet Berprestasi, PB Djarum Beberkan Kuncinya

Selasa, 08 September 2020 | 13:25 WIB
Manajer PB Djarum, Fung Permadi. [Humas PBSI]

KlikBabel.com - Klub bulutangkis PB Djarum kerap menelurkan atlet-atlet berprestasi di kancah internasional. Menurut mereka, salah satu kunci sukses itu adalah penerapan sport science.

Di kancah perbulutangkisan nasional, PB Djarum terkenal sebagai klub yang kerap menyumbang pemain yang pada akhirnya mengukir prestasi di Pelatnas PBSI.

Beberapa pebulutangkis beken jebolan PB Djarum adalah pasangan ganda campuran Tontowi Ahmad / Liliyana Natsir, Praveen Jordan / Melati Daeva Oktavianti, hingga Kevin Sanjaya Sukamuljo.
Ganda campuran Indonesia Tontowi Ahmad dan Liliyana Natsir berpose usai penyerahan medali Daihatsu Indonesia Masters 2019 di Istora Senayan, Jakarta, Minggu (27/1). [Suara.com/Muhaimin A Untung]
Ganda campuran Indonesia Tontowi Ahmad dan Liliyana Natsir berpose usai penyerahan medali Daihatsu Indonesia Masters 2019 di Istora Senayan, Jakarta, Minggu (27/1). [Suara.com/Muhaimin A Untung]

Menurut Manajer PB Djarum, Fung Permadi, salah satu aspek yang membuat klubnya bisa menelurkan atlet-atlet berprestasi adalah keberadaan sport science.

Hal itu diungkapkan Fung dalam acara bincang media PB Djarum yang dilaksanakan via daring atau online lewat aplikasi Zoom, Senin (7/9/2020).

"Untuk penerapan sports science yang paling utama itu membentuk tiga hal: tim fisioterapi untuk pencegahan, penanganan, dan rehabilitasi cedera, pelatihan aspek fisik sesuai perkembangan ilmu, dan kecukupan nutrisi," kata Fung.

Penggunaan sports science dalam pembinaan dan pelatihan alet disebut Fung telah diterapkan PB Djarum sejak lama. Semua itu disebutnya terus berkembang sesuai perubahan teknologi yang ada.

"Memang sports science ini terus berkembang. Banyak juga bermunculan alat-alat untuk pelatihan fisik atau metode peningkatan kemampuan fisik yang bisa diakses melalui media sosial atau situs berbagi video," jelas Fung.

"Tapi bagi kami, sports science harus sesuai dengan kebutuhan setiap atlet PB Djarum," tambahnya.

Selain berusaha menerapkan sports science secara maksimal, PB Djarum juga menuntut para atletnya untuk giat berlatih dan tak hanya menuntut klub memberikan fasilitas terbaik.

"Jangan meminta atau menuntut apa yang diberikan organisasi atau klub," kata Christian Hadinata, legenda bulutangkis Tanah Air yang juga menjabat staf pelatih PB Djarum.

"Tapi harus sebaliknya, apa yang bisa kita berikan sebagai atlet kepada organisasi atau klub. Lebih tinggi lagi, kepada negara dan bangsa," pungkasnya.

loading...


Penulis  : -
Editor    : Ayu
Sumber : suara.com