• EnglishFrenchGermanIndonesianItalianPortugueseRussianSpanish

Klikbabel.com


Sudah Tanggal 13 Juli, Tidak Ada Murid Masuk Sekolah di SMA Negeri 1 Lubuk Besar

Senin, 13 Juli 2020 | 09:59 WIB
Kondisi sekolah tampak sepi dari aktivitas siswa/siswi. KlikBabel.com

KlikBabel.com, Lubuk Besar - Hari Senin (13/7/2020) adalah hari pertama masuk sekolah Tahun pelajaran 2020/2021, namun suasana di lingkungan sekolah Menengah Atas Negeri 1 (SMAN 1) Lubuk Besar terpantau sepi aktivitas murid.

Ternyata hal tersebut dikarena SMAN 1 Lubuk Besar yang beralamat di jalan raya Lubuk Besar, Desa Lubuk Lingkuk, kecamatan Lubuk Besar ,Kabupaten Bangka Tengah tersebut menerapkan sistem pembelajaran dalam jaringan (daring) untuk tahun pembelajaran baru ini. Karena Bangka Tengah belum mendapatkan Izin dari Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung untuk mengadakan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) secara tatap muka.

Kepala Sekolah SMA N 1 Lubuk Besar mengonfirmasi bahwa pihak sekolah belum mendapatkan ijin untuk kegiatan belajar mengajar dengan tatap muka.

"Karena Bangka Tengah belum diizinkan untuk mengadakan KBM tatap muka, jadi kita menggunakan sistem daring lagi seperti sebelumnya," ujar Kepala SMA Negeri 1 Lubuk Besar, Sigid Widiono kepada Klikbabel.com di ruang kerjanya.

Ia menjelaskan kalaupun SMAN 1 memilih mengadakan KBM secara tatap muka, hal tersebut harus mendapatkan izin dari orangtua/wali murid terlebih dahulu.

"Nanti kalau kita adakan KBM terlebih dahulu kita minta persetujuan wali murid, kalau mereka keberatan, ya kita pakai daring saja", ujarnya.

Para guru sendiri tetap hadir di sekolah untuk menyampaikan materi pembelajaran dari sekolah sementara murid belajar dari rumah. Sigid menambahkan bagi murid yang tidak dapat mengakses internet dalam proses KBM, pihaknya telah mengimbau agar murid tersebut agar bergabung dengan murid yang punya akses internet.

"Murid yang tidak bisa mengakses internet kita arahkan untuk bergabung dengan teman yang bisa menggunakan aplikasi untuk KBM tersebut, kalau ulangannya mereka bisa mengerjakan lewat lab komputer di sekolah, tapi jumlahnya terbatas palingan hanya belasan murid saja", jelasnya.

Mg/Pramudia Adi Raharjo

loading...


Penulis  : -
Editor    : Ayu
Sumber : klikbabel.com