• EnglishFrenchGermanIndonesianItalianPortugueseRussianSpanish

Klikbabel.com


Puskesmas Gerunggang Himbau Masyarakat Untuk Jangan Kucilkan Pasien Covid-19

Selasa, 30 Juni 2020 | 22:53 WIB
Kepala puskesmas Gerunggang, Andi. KlikBabel.com
Loading...

Klikbabel.com, Pangkalpinang – Melalui rapat yang diadakan oleh puskesmas Gerunggang bersama Kecamatan, Kelurahan, Bintara Pembina Desa (Babinsa) serta Bidang Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) wilayah Gerunggang, RT dan RW sekitar dan juga Dinas Kesehatan Kota Pangkalpinang berencana untuk menghilangkan stigma negatif terhadap Orang tanpa gejala (OTG), Orang dalam pantauan (ODP), Pasien dalam pengawasan (PDP) dan orang yang tersuspek Covid-19.

Berbagai langkah  menghilangkan stigma negatif terhadap pasien tersuspek Covid-19 yaitu dengan menghimbau masyarakat untuk tidak mengucilkan pasien, tidak mengusir pasien di wilayah mereka karena tentunya pasien akan melakukan isolasi mandiri selam empat belas hari meskipun dia sudah dinyatakan positif, jadi masyarakat tidak perlu khawatir. Selain itu juga masyarakat diharapkan tidak membicarakan atau memberi label buruk pada pasien yang tersuspek Covid-19.

Demi mewujudkan langkah tersebut, seluruh pihak bekerjasama lintas karya untuk bahu membahu membuat masyarakat untuk tetap peduli terhadap pasien tersuspek Covid-19. Karena menjadi pasien yang tersuspek Covid tentu sudah menjadi beban bagi yang mengalaminya, kita sebagai makhluk sosial patutnya memberi semangat kepada mereka.

Dukungan dari tokoh masyarakat pun diharapkan dapat  memberi efek yang besar bagi masyarakat untuk saling merangkul antarsesama masyarakat. Karena siapa saja bisa terpapar virus Covid-19. Oleh karena itu dinyatakan positif corona bukanlah sebuah aib yang dibesar-besarkan.

Kepala Puskesmas Gerunggang, Andi (54) mengonfirmasi himbauan dalam rapat bersama tersebut kepada Klikbabel.com.

“Dalam rangka rapat lintas sektoral ini kami mengandekakan bagaimana pencapaian kinerja, update kasus covid terbaru di wilayah tugas, rencana untuk menghilangkan stigma negatif terhadap pasien suspek Covid-19 dan persiapan menuju new normal dalam protokol kesehatan.” Ungakpnya.

Rapat yang diselenggarakan tetap mengikuti kaidah protokol kesehatan selama Covid-19 yang diperintahkan oleh pemerintah seperti mencuci tangan, screening peserta undangan, serta setiap peserta di beri jarak aman.
 
mg-Mitrya.

Loading...
loading...


Penulis  : -
Editor    : Rahayu
Sumber : klikbabel.com