• EnglishFrenchGermanIndonesianItalianPortugueseRussianSpanish

Klikbabel.com


Gubernur Erzaldi Diskusi Pola Penyelenggaraan Event Bersama Pekerja EO

Selasa, 30 Juni 2020 | 22:26 WIB
Gubernur Erzaldi dalam webinar “Protokol Penyelenggaraan Event Dalam Masa Pandemi Menuju New Normal”, Selasa (30/6/20).
Loading...

KlikBabel.Com, Pangkalpinang -  Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Erzaldi Rosman tegaskan kepada pekerja Event Organizer (EO) bahwa edaran resmi pelaksanaan kegiatan di Babel segera disosialisasikan usai evaluasi kesiapan hotel selesai.

Hal ini disampaikan Gubernur Erzaldi dalam webinar “Protokol Penyelenggaraan Event Dalam Masa Pandemi Menuju New Normal”, Selasa (30/6/20).

Terdata jumlah pekerja EO di Babel mencapai angka 1.500 orang, baik sebagai pekerja lepas maupun pemilik. Setidaknya, selama tiga bulan masa pandemi berlalu, hingga hari ini pekerja EO masih terdampak hingga masa "New Normal" dapat diberlakukan.

Diskusi dalam webinar ini memberi ruang penyampaian masukan dari para pekerja EO kepada pemerintah dan aparat kepolisian. Selain itu, secara langsung memperoleh informasi protokol kesehatan yang harus dijalankan dalam pelaksanaan event dari gugus tugas, selain juga menjadi pertimbangan saat mengeluarkan edaran pelaksanaan kegiatan.

Tegas dikatakan Gubernur Erzaldi bahwa pemerintah tetap mendukung kegiatan apapun yang akan dikerjakan para pekerja EO dengan catatan-catatan khusus bahkan dituntut lebih kreatif mengimbangi protokol kesehatan.

“Kuncinya satu! Ikuti protokol kesehatan Covid-19 dalam pelaksanaan event apapun serta terus kreatif dan inovatif,” ungkapnya.

Ditanya terkait kapan pelaksanaan kegiatan dapat dimulai kembali, Gubernur Erzaldi dengan tegas mengatakan bahwa event-event sudah bisa dilaksanakan setelah evaluasi operasional perhotelan per 1 Juli 2020, barulah edaran dikeluarkan.

“Tentunya hasil evaluasi perhotelan juga menentukan aturan-aturan pelaksanaan event dan edaran ini masih sangat tergantung hasil evaluasi perhotelan ini nanti,” ujarnya.

“Babel saat ini adalah daerah zona hijau dan cukup berprestasi dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19, jangan sampai karena kelonggaran yang diberikan dalam "New Normal", terjadi penyebaran kembali,” ungkapnya.

Rencana edaran ini setidaknya mencakup beberapa hal, seperti pekerja EO dituntut lebih kreatif dalam merancang kegiatan yang akan digarap, mempresentasikan kepada gugus tugas tentang rundown kegiatan dan tetap mengantongi izin keramaian dari kepolisian daerah.

Pada kesempatan yang sama, Kapolda Babel juga mengatakan hal ini, bahwa tiap keramaian tetap harus mendapatkan izin dari kepolisian bahkan lebih ketat pada masa ini. Seperti tambahan rekomendasi dari kecamatan atau pemerintah setempat dilaksanakannya event menjadi persyaratan dikeluarkannya izin keramaian.

Sekretaris GTTPC Mikron Antariksa juga mengatakan hal yang sama, walaupun keramaian sangat bertolak belakang dengan protokol Covid-19, tetapi pekerja EO tetap dapat melaksanakan kegiatan dengan pengawasan dan aturan yang tetap diterapkan.

“Tetap produktif, tetapi aman terhadap bencana,” ungkapnya.

“Setelah pandemi, ada harapan lagi kami dapat kembali menggerakkan kegiatan pada masa New Normal,” ungkap Edo, salah seorang perwakilan pekerja EO.

“Aturan yang nanti dikeluarkan pemerintah, akan menjadi pegangan dalam menghadapi klien kami untuk sama-sama menjadi pertimbangan dalam pelaksanaan event,” tambahnya.

Loading...
loading...


Penulis  : Farah
Editor    : Amanda
Sumber : klikabel.com