• EnglishFrenchGermanIndonesianItalianPortugueseRussianSpanish

Klikbabel.com


Enam Orang Positif Corona, Pasar Tanah Abang Tidak Ditutup Keseluruhan

Selasa, 30 Juni 2020 | 16:28 WIB
Kondisi terkini penerapan ganjil genap di kios Pasar Tanah Abang, Kamis (18/6/2020). (Suara.com/Arga)
Loading...

Klikbabel.com - Enam orang pedagang pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat, dinyatakan positif Covid-19. Namun kawasan dagang itu diputuskan tak ditutup seluruhnya untuk sementara waktu.

Padahal, selama pasar beroperasi normal di masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) transisi, pasar yang ditemukan ada kasus positif corona akan ditutup seluruhnya selama tiga hari.

Direktur Utama (Dirut) PD Pasar Jaya Arief Nasrudin mengatakan enam orang yang positif itu berasal dari berbagai kalangan, tak hanya pedagang. Mulai dari karyawan dari Cengkareng satu orang, pedagang blok A dan Blok B masing-masing satu, lalu karyawan swasta Blok A, dan karyawan blok B dua orang.

Kemudian ada juga penulusuran orang tuna wisma atau Penyandang Masalah Kebutuhan Sosial (PMKS) yang diduga berinteraksi dengan pasien positif. Tiga orang itu didapati negatif corona.

"Jadi pedagangnya cuma dua. Kemudian ketika tiga orang ini diperiksa terkait PMKS, yang memang berinteraksi dengan positif, itu negatif tiga-tiganya," ujar Arief di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (30/6/2020).

Arief mengatakan pihaknya mulai menutup sebagian pasar pada 1 Juli besok. Ia tengah melakukan sosialisasi terkait tindakan ini ke berbagai pihak di Pasar Tanah Abang.

"Tutup mulai 1 Juli. Makanya hari ini kita lakukan sosialisasi,"

 jelasnya.Ia juga menjelaskan, yang ditutup hanya sebagian kios yang dideteksi sebagai tempat penularan virus. Garis polisi akan dipasang guna mencegah ada orang yang mendekat ke lokasi.

"Jadi tokonya nih, radiusnya kita pertimbangkan berapa jarak, itu yang ditutup police line," katanya.

Pihaknya masih melakukan penelusuran terkait tempat mana saja yang harus ditutup. Selama kios itu ditutup, pasar Tanah Abang masih tetap akan beroperasi seperti biasa.

"Kita lagi itung di blok A berapa, blok B berapa (kios). Karena cuma dua kios yang kena," pungkasnya.

 

Loading...
loading...


Penulis  : -
Editor    : Arumi Nasha
Sumber : suara.com