• EnglishFrenchGermanIndonesianItalianPortugueseRussianSpanish

Klikbabel.com


Gubernur Erzaldi Ingin Nelayan Punya Posisi Tawar

Jumat, 26 Juni 2020 | 18:18 WIB
Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Erzaldi Rosman melakukan dialog dengan nelayan sekaligus penyerahan KUR kepada nelayan, Jumat (26/6/20) di Kantor Desa Kota Kapur, Mendo Barat
Loading...

KlikBabel.com, KotaKapur -  Keinginan Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Erzaldi Rosman agar KUR disalurkan untuk petani dan nelayan membuahkan hasil. 

"Dengan mendapatkan KUR, nelayan punya modal sendiri, nelayan punya posisi tawar sehingga tidak pasrah saja dibeli dengan harga yang rendah oleh pengepul," ungkapnya saat melakukan dialog dengan nelayan sekaligus penyerahan KUR kepada nelayan, Jumat (26/6/20) di Kantor Desa Kota Kapur, Mendo Barat.

Sebanyak 30 orang nelayan Kota Kapur, Kabupaten Bangka mendapatkan kucuran Kredit Usaha Rakyat (KUR) dari Bank Sumsel Babel. Menurut Gubernur Erzaldi, dengan adanya KUR, nelayan mendapatkan modal usaha dari sumber yang terpercaya.

Pada kesempatan itu, Gubernur Erzaldi juga mengingatkan masyarakat untuk menjaga kepercayaan pihak perbankan.

"Banyak bersyukur, jaga kepercayaan yang sudah meminjamkan uang dan ingat untuk membeli barang sesuai dengan kebutuhan,  ingatkan diri bahwa ini bukan bayar utang tapi menabung yang banyak, saya cukup senang perkembangan ekonomi di sini sudah mulai berjalan bagus," ungkap Gubernur.

Gubernur Erzaldi juga meminta kelompok nelayan menunjuk satu orang pengepul dari masyarakat setempat.

"Tunjuk satu orang yang dipercaya untuk mengumpulkan udang dari nelayan kalau modal kurang ajukan KUR ke Bank Sumsel, lebih bagus kalau pengepul berasal dari sini sehingga perputaran uang di desa ini lebih berjalan," ungkapnya.

Dalam kesempatan itu Gubernur Erzaldi turut meminta kepala DKP untuk memfasilitasi nelayan dengan pengepul udang yang ada di Pangkalpinang agar nelayan mendapatkan harga yang bersaing.

Perwakilan nelayan Kota Kapur, Japri mengaku usai menerima KUR, geliat ekonomi di Kota Kapur semakin meningkat.
Adapun KUR yang diterima nelayan digunakan untuk membeli motor tempel dan jaring tangkap.

"Alhamdulillah sejak ada modal dari KUR, dermaga di desa kami ramai dengan perahu nelayan, dalam sehari satu nelayan bisa dapat lima kilo udang. Enggak tau lah kemarin, kalau KUR ini tidak cair bagaimana nasib nelayan?" ungkapnya.

Japri menambahkan bila musim air bagus seperti saat ini nelayan Kota Kapur dapat mengumpulkan 200 kilo udang dalam sehari.  

 
Loading...
loading...


Penulis  : Farah
Editor    : Amanda
Sumber : klikbabel.com