• EnglishFrenchGermanIndonesianItalianPortugueseRussianSpanish

Klikbabel.com


Kasat Reskrim Jelaskan Dugaan Pencabulan Anak di Muntok

Rabu, 24 Juni 2020 | 11:42 WIB
Kasat Reskrim Polres Muntok AKP. Andri Eko Setiawan, SH, S.I.K (Foto : Humas Polres Babar )
Loading...

KlikBabel.com, Muntok – Kepolisian Resort Bangka Barat Menjelaskan Dugaan Pencabulan Yang dilakukan Seorang Kakek AK (69) terhadap Anak laki - laki di bawah Umur.

Menurut Kasat Reskrim AKP. Andri Eko Setiawan, SH, S.I.K seizin Kapolres Bangka Barat AKBP Fedriansah SIK, Peristiwa itu terjadi pada tanggal 11 Juni 2020 lalu sekitar pukul 10.00 WIB.  Saat itu korban lewat di depan rumah sang kakek Kemudian korban dipanggil masuk ke dalam rumah. Akhirnya korban ikut, saat itu tetangganya ada yang melihat korban masuk ke dalam rumah kakek sehingga tetangga yang melihat tersebut langsung menginformasikan hal itu kepada neneknya si korban.

"Pada saat itu neneknya melihat jendela kamar rumah sang kakek tidak ditutup. Saat diintip ternyata tangan cucunya itu disuruh pegang kemaluan sang kakek. Saat tau ada yang melihat langsung dilepas," tutur Kasat Reskrim kepada KlikBabel.com, Rabu (24/06)

"Kalau sodomi enggak ada. Kalau gangguan jiwa kakeknya belum sempat kita periksa psikiater ," Tambahnya

"sejauh ini korban lainya belum ada, tapi kalau anak itu dia dikasih uang, disayang-sayang tapi kalau untuk pegang kemaluan baru kali itu," Lanjutnya.

Kasat Reskrim menegaskan  tidak sampai terjadi perbuatan sodomi hanya dipegang alat kelamin saja kepada si korban. Usai  kepergok nenek korban, pelaku sempat memberikan uang Rp 20 ribu dan meminta agar tidak diberitahu siapapun.

"Pelaku akan di kenakan pasal 76 E pencabulan anak dibawah umur 5 -15 tahun dan pasal 292 KUHP pencabulan sesama jenis ancaman 5 tahun," Tegas Kasat Reskrim

Sementara itu sejumlah barang bukti yang ikut diamankan satu helai baju kaos warna hitam hijau,  satu helai celana pendek warna merah dan satu helai celana dalam warna biru dongker (MG - HL)

Loading...
loading...


Penulis  : -
Editor    : M. Rafli
Sumber : klikbabel.com