• EnglishFrenchGermanIndonesianItalianPortugueseRussianSpanish

Klikbabel.com


Diduga pengedar Sabu, RS Ditangkap oleh Timsus BNNK Pangkalpinang

Jumat, 19 Juni 2020 | 20:01 WIB
Timsus BNN Kota Pangkalpinang (KlikBabel.com/Mg- Gusti Randu)

KlikBabel.com, Pangkalpinang - RS (29) masyarakat parit lalang yang di ringkus oleh Timsus Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) pangkalpinang pada hari Selasa (16/06) yang lalu.

Penangkapan pria yang diduga membawa narkotika jenis sabu tersebut sudah menjadi incaran setelah mendapat informasi dari masyarakat.

Dalam penangkapan tersangka, terdapat barang bukti 2 bungkus kecil yang di temui pada kantong celana tersangka dan diduga barang tersebut narkotika jenis sabu.

Dari hasil keterangan tersangka barang itu bukan lah narkoba, melainkan pasir putih yang di belikan di salah satu toko aquarium yang ada di pangkalpinang, dan barang tersebut sengaja di packing seperti sabu-sabu guna untuk mengelabui pembeli.

Namun Menurut Timsus BNNK yg di pimpin langsung Kepala BNNK pangkalpinang Ichlas Gunawan "Kasus ini akan kami kembangkan lagi, dan akan kami lakukan test baik pengecekan barang bukti juga test urin kepada pelaku". Ungkap nya Kepada KlikBabel.com Jumat (19/06)

Dalam tahap pengembangan sementara kepada pelaku RS, sengaja melakukan itu untuk mngelabui korban nya yang akan membeli paket sabu kepada pengguna barang haram tersebut.

Saat di mintai keterangan oleh KlikBabel.com RS juga mengaku telah sering menggunakan barang haram tersebut dan untuk pengedar juga saat ini nama nya sudah di kantongi polisi.

Sesuai peraturan perundang-undangan, bagi pengguna narkotika dapat di jerat dengan pasal 127 ayat 3 UU Narkotika yang menyebutkan setiap orang penyalah guna narkotika Golongan I (ganja, sabu-sabu, kokain, opium, heroin, dll) bagi diri sendiri, dengan pidana penjara paling lama 4 tahun.

Sedangkan pada Pasal 127 ayat 3 menyebutkan jika penyalah guna narkoba terbukti hanya menjadi korban, maka individu terkait wajib menjalani rehabilitasi medis dan rehabilitasi sosial sesuai isi dari undang-undang yang telah di atur.

"Kami akan mendalami kasus dan motif pelaku untuk mengelabui korban nya ini, dan untuk tersangka yg mengaku menggunakan barang haram ini akan kami lakuakan rehabilitasi" Tutup Ichlas Gunawan. (Mg/Gusti Randu)

loading...


Penulis  : -
Editor    : M. Rafli
Sumber : klikbabel.com