• EnglishFrenchGermanIndonesianItalianPortugueseRussianSpanish

Klikbabel.com


Cegah Terpapar Covid-19, Dokter Sarankan Warga Jangan Teleponan di KRL

Rabu, 17 Juni 2020 | 13:40 WIB
Sejumlah penumpang berada di dalam gerbong Kereta Rel Listrik (KRL) di Stasiun Tanah Abang, Jakarta, Jumat (12/6). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Klikbabel.com - Dokter Spesialis Penyakit Dalam Edward Faisal mengatakan virus corona penyebab sakit Covid-19 yang menempel dipermukaan benda mati seperti telepon genggam atau handphone (HP) bisa bertahan hidup hingga lima hari.

Hal tersebut ia ucapkan dalam acara yang diadakan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 di Kantor Badan Nasional Penanggulangan Bencanan (BNPB), Jakarta, Rabu (17/6/2020)

"Itu bisa meningkatkan risiko sebenarnya, HP itu bahan material plastik atau metal, saat virus nempel di gawai kita itu bisa bertahan sampai 5 hari," kata Edward seperti yang Suara.com kutip di Antara.

Edward mengatakan berbicara langsung melalui telepon genggam di ruang publik seperti di stasiun kereta dan di dalam kereta, bisa meningkatkan potensi terpapar virus penyebab Covid-19.

Oleh karena itu, Edward mengimbau untuk tidak berbicara langsung melalui telepon genggam saat berada di dalam kereta rel listrik (KRL).

Risiko keterpaparan virus itu bukan hanya membahayakan diri sendiri tapi juga bisa berbahaya bagi keluarga di rumah.

"Kalau kita sayang sama orang di rumah di sekitar sebaiknya jangan keluarkan HP (di dalam kereta), itu yang terbaik sebetulnya," tuturnya.

Sementara itu, pengguna kereta rel listrik Rachma Rini menuturkan akan menjadi tantangan tersendiri untuk para pengguna kereta agar bisa menyimpan telepon genggam dengan baik selama melakukan perjalanan dengan kereta untuk bisa menghindari potensi terpapar virus.

Ke depannya, dia mengupayakan untuk tidak mengeluarkan telepon genggam selama di kereta.

 

loading...


Penulis  : -
Editor    : Tasya
Sumber : Suara.com