• EnglishFrenchGermanIndonesianItalianPortugueseRussianSpanish

Klikbabel.com


Forkopimda Basel Gelar Rakor, Tetapkan Ketentuan Kaifiat Takbir dan Shalat Ied

Selasa, 19 Mei 2020 | 21:33 WIB
Rakor Forkopimda Basel (Foto : Devi/Klikbabel.com)
Loading...

Klikbabel.com, Toboali - Bupati Kabupaten Bangka Selatan (Basel) Justiar Noer memimpin rapat koordinasi (Rakor) bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menjelang Hari Raya Idul Fitri 1441 H/Lebaran 2020.

Rakor yang digelar di Rumah Dinas Bupati Basel, Jl Guest House, Komplek PT Timah Tbk Toboali, Selasa (19/5) sore memutuskan 3 hal terkait ketentuan kaifiat takbir dan shalat Idul Fitri di saat pandemi Covid-19.

Ini tiga keputusan yang ditetapkan dalam rakor yang dihadiri Kapolres Basel AKBP S Ferdinand Suwarji dan Danramil Toboali Mayor Istiyari bersama para Tokoh Agama Islam di Basel dan tamu undangan lainnya :

1. Takbir keliling ditiadakan, diganti dengan takbir di rumah bersama anggota keluarga dan di masjid oleh pengurus masjid.

2. Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk melaksanakan Shalat Idul Fitri di rumah secara berjamaah bersama anggota keluarga. 

3. Bagi masyarakat yang akan melaksanakan Shalat Idul Fitri secara berjamaah di Tanah Lapang/ Masjid/ Mushalla maka harus melakukan protokol kesehatan dengan ketentuan :

 a) Melaporkan pelaksanaan Shalat Ied ke Polres/Polsek tedekat di wilayah Kabupaten Bangka Selatan. 

 b) Pengurus Masjid/Mushalla membentuk kepanitiaan pelaksanaan Shalat Ied

 c) Waktu pelaksanaan Shalat Ied dibatasi hanya 30 menit, mulai pukul 07.00 s.d 07.30 WIB.

 d) Tidak mengikutsertakan anak dibawah umur 12 tahun. 

 e) Bagi yang sakit disarankan untuk tidak mengikuti pelaksanaan Shalat Ied di Tanah Lapang/Masjid/Mushalla

 f) Memperpendek bacaan Shalat dan pelaksana Khutbah. 

 g) Tidak mengedarkan Kotak Infaq kepada para Jamaah. 

 h) Melakukan cuci tangan dengan sabun. 

 i) Menggunakan masker

 j) Membawa Sajadah/Tikar masing-masing. 

 k) Tidak melakukan jabat tangan sebelum dan setelah selesai Shalat Ied. 

 l) Pengecekan suhu badan. 

 m) Pengaturan shaf dengan jaga jarak lebih kurang 1,5-2 meter. 

4. Pada saat Hari Raya Idul Fitri, tidak mengudang tamu dalam jumlah banyak (open house).

Loading...
loading...


Penulis  : Devi Dwi Putra
Editor    : Devi
Sumber : klikbabel.com