• EnglishFrenchGermanIndonesianItalianPortugueseRussianSpanish

Klikbabel.com


Pemprov Babel Bolehkan Salat Idul Fitri

Senin, 18 Mei 2020 | 17:06 WIB
Gubernur Babel Erzaldi Rosman. Foto : ist/Diskominfo Babel
Loading...

Klikbabel.com, Pangkalpinang - Pemerintah Provinsi Bangka Belitung memperbolehkan pelaksanaan Salat Idul Fitri 1441 Hijriyah.

Hal ini disepakati usai rapat terkait pelaksanaan ibadah salat Idul Fitri 1441 Hijriah di Ruang Pasir Padi Kantor Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Senin (18/5).

Rapat ini dipimpin langsung oleh Gubernur Erzaldi Rosman serta turut hadir dalam rapat ini Kapolda Babel, Danrem, Danlanal, Ketua Muhammadiyah Babel, perwakilan NU Babel, Ketua Masjid Jami' Pangkalpinang, Ketua DMI Babel, dan beberapa ketua masjid lainnya.

"Ada beberapa kegiatan yang kita longgarkan, pertama memperbolehkan pelaksanaan salat id, tapi di luar ruangan, di tempat terbuka, karena konsentrasi virus tidak beredar di luar ruangan. Di luar ini pun kita nanti membuat saf dengan jarak 1,5 meter dan kami akan bantu mengukur dan menentukan titik untuk membentangkan sajadah, silakan kalau misal jumlah jamaah banyak boleh sampai ke jalan kita lakukan penutupan jalan sementara, kami anjurkan tempat salat diperbanyak agar tidak menumpuk di satu masjid, usahakan ayat yang dibaca lebih pendek, khotbah pun tidak usah terlalu panjang, karena semakin panjang maka akan semakin lama interaksinya, selesai salat bubar secara tertib dari saf paling belakang, serta tidak berjabat tangan," ungkap Erzaldi.

Selain itu, masjid juga diminta untuk menyediakan tempat cuci tangan di depan area sebelum masuk masjid, masyarakat yang tidak menggunakan masker ketika hendak salat id nantinya akan ditertibkan untuk pulang ke rumah.

Menurutnya, pelonggaran ini bukan berarti terbebas dari Covid-19, pihak pemprov sudah melakukan evaluasi bersama dengan Forkopimda Kepulauan Babel serta Satgas Penanganan Pencegahan Covid-19, dan saat ini kondisi penderita yang terinfeksi Covid-19 memang bisa dikatakan sangat menurun drastis.

"Jadi, saat ini kita adalah provinsi ketiga terendah, setelah kita ada Aceh dan NTT berada pada urutan terakhir. Ini suatu keberkahan bagi kita, dan ini tak lepas dari doa dan ikhtiar kita semua, tapi kita sama-sama berhati-hati, bukan berarti kita zona hijau, jangan diartikan salah oleh masyarakat, pelonggaran ini dilakukan dengan tetap melakukan protokol Covid-19 dalam kehidupan sehari-hari, vaksin belum ditemukan dan virus bisa dilawan dengan menjaga imunitas diri," tuturnya.

Gubernur Erzaldi juga mengimbau agar para pejabat atau pengusaha tidak mengadakan open house, boleh bertamu selama bisa menjaga physical distancing.

Loading...
loading...


Penulis  : Hairul Asther
Editor    : A. Hairul
Sumber : klikbabel.com