• EnglishFrenchGermanIndonesianItalianPortugueseRussianSpanish

Klikbabel.com


Spesialis Penipuan Toko, Avun Kini mendekam Di Jeruji Besi

Kamis, 14 Mei 2020 | 12:11 WIB
Spesialis penipuan toko berhasil dibekuk. Foto : Pramudia/klikbabel.com
Loading...

Klikbabel.com, Koba - Seorang penipu bernama Zulkarnain alias Avun (48) kini harus mendekam di jeruji besi, setelah lima orang korbannya melaporkan kerugian yang dialami ke Mapolres Bangka Tengah (Bateng).

Kasat Reskrim, Iptu Mulya Sugiharto mengatakan, Avun ditangkap pada Selasa (12/5) sekira pukul 21.00 Wib setelah mendapatkan laporan dari Seliung alias Aiung pemilik toko di Jalan Tangsi Kelurahan Koba Kecamatan Koba Kabupaten Bateng.

"Pelaku yang ditangkap Tim Tupai Polres Bateng di kediamannya Desa Lingkuk Kecamatan Lubuk Besar ini tidak melakukan perlawanan apapun, pelaku mengakui perbuatannya," kata Iptu Mulya, Kamis (14/5). Iptu Mulya menyebut pelaku merupakan spesialis penipu serta penggelap barang toko, dengan modus pura-pura belanja kemudian membawa kabur semua belanjaannya tanpa membayar.

"Toko yang menjadi sasaran pelaku tersebar di Kabupaten Bateng dan Kabupaten Bangka Selatan (Basel). Sebaran toko yang menjadi Tempat Kejadian Perkara (TKP) di Kabupaten Bateng, yakni berada di Kecamatan Koba, Lubuk Besar dan Sungaiselan, sementara di Kabupaten Basel berada di Kecamatan Airgegas," ungkapnya.

Sampai dengan saat ini baru 5 korban yang membuat Laporan Polisi (LP) dari puluhan pemilik toko yang ditipu. Mereka bernama Sofia warga Keranggan Koba, Yuliana warga Sapri rahman Koba, Hasim warga Padang Mulya Koba, Alex kusnadi warga Padang Mulya Koba dan Marsali warga Jalan Tungkal Airgegas.

"Rata-rata korban menderita kerugian hingga Rp.4,2 juta, dengan modus berpura-pura membeli beberapa slop roko, beberapa karung beras 10 kg, beberapa air bolesa dus, puluhan bungkus kopi saset, gula dan lain-lain sesuai kebutuhan pelaku. Modusnya usai mengambil barang toko, pelaku kemudian membawanya ke mobil tanpa membayar langsung kabur begitu saja," ungkap Iptu Mulya.

Iptu Mulya mengatakan pelaku akan dijerat dengan pasal 372 dan 378 KUHP tentang penggelapan serta penipuan yang ancaman kurungan penjara diatas 4 tahun atas perbuatan yang dilakukannya. "Pelaku bersama barang bukti sudah kita amankan. Kamipun mengimbau korban lainnya yang belum membuat LP, silakan mebuat LP di Mapolres Bateng," pungkasnya. (mg/ Pramudia Adi Raharjo)

Loading...
loading...


Penulis  : -
Editor    : A. Hairul
Sumber : klikbabel.com