• EnglishFrenchGermanIndonesianItalianPortugueseRussianSpanish

Klikbabel.com


19 Pejuang Covid19 Bangka Tengah Dikontrak 2 Bulan Kerja, Dokter Digaji Rp10 Juta per Bulan

Kamis, 14 Mei 2020 | 18:48 WIB
Pejuang Covid19 Pemkab Bateng
Loading...

Klikbabel.com, Koba - Dinas Kesehatan Bangka Tengah (Bateng) menyatakan lulus terhadap 19 orang Pejuang Covid-19. Mereka akan dikontrak oleh Dinkes Bateng dengan gaji proporsional menyesuaikan kekuatan APBD Bateng selama 2 bulan kerja.

Juru Bicara Satuan Gugus Tugas Covid19 Bateng, dr Bahrun Siregar Sutrisno mengatakan, Pejuang Covid19 yang dinyatakan lulus terhitung mulai tanggal 11 Mei 2020 kemarin sebanyak 17 orang dan sudah menerima Surat Keputusan (SK) Kerja. Mereka terdiri dari 4 orang dokter, 6 orang perawat, 1 orang bidan dan 6 orang pemulasaran jenazah. Sementara 2 orang dokter lagi saat ini masih tahap verifikasi berkas dan mengikuti proses wawancara oleh panitia penjaringan Pejuang Covid19 Bateng tahun 2020.

"Kemarin peserta dari kalangan dokter memang kurang, alhamdulillah sekarang sudah ada 2 orang lagi yang sekarang menjalani rangkaian verivikasi berkas dan wawancara. Mudah-mudahan lulus, dan segera kita buatkan SK kerjanya dalam waktu dekat," ungkap Bahrun, Kamis (14/5).

Bahrun menyebut, 19 orang Pejuang Covid19 yang lulus ini sesuai SK Kerja di kontrak selama 2 bulan. Lalu kontrak tersebut akan diperpanjang kembali sesuai kebutuhan dari Pemkab Bateng dalam menanggulangi Covid19 di Bateng.

"Untuk pembayaran diberikan secara proposional sesuai kekuatan APBD Bateng. Profesi Dokter mendapatkan gaji sebesar Rp.10 juta/bulan, Perawat Rp. 7,5 juta/bulan, Bidan Rp.7,5 juta/bulan dan Pemulasaran Jenazah Rp.3 juta/bulan," Jelas Bahrun.

Saat ini 17 Pejuang Covid19 Bateng telah menginap di Rumah Karantina milik Diklat BKPSDMD Bateng terhitung tanggal 11 Mei 2020 kemarin, dua orang lainnya menyusul. Mereka akan melayani warga yang ditetapkan sebagai Orang Dalam Pemantauan (ODP), Pasien Dalam Pengawasan (PDP), Orang Tanpa Gejala (OTG) serta Pasien Covid19.

"Pejuang Covid19 Bateng juga bekerja mobile selama 24 jam. Jika mendapatkan laporan dari warga, maka merekapun akan mendatangi tempat atau rumah pasien terindikasi terinfeksi Covid19 di Bateng seperti kemarin di Desa Cambai Selatan terdapat OTG reaktif hasil Rapidtest dan hasil akhirnya non reaktif berdasarkan Swab Pemprov Babel," ungkap Bahrun.

Bahrun mengimbau kepada masyarakat agar segera melaporkan informasi ke petugas Satuan Gugus Tugas Covid19 Bateng, jika mendapatkan informasi tentang orang lain yang memiliki gejala panas badan diserta flu dengan riwayat bepergian dari luar daerah Provinsi Babel.

"Kita berharap semua pihak berpartisipasi menanggulangi Covid19 di Bateng," harapnya. (mg/ Pramudia Adi Raharjo)

Loading...
loading...


Penulis  : -
Editor    : A. Hairul
Sumber : klikbabel.com