• EnglishFrenchGermanIndonesianItalianPortugueseRussianSpanish

Klikbabel.com


Tersinggung Karena Masalah Pribadi, Tisen Tega Bunuh Taufik

Selasa, 12 Mei 2020 | 02:07 WIB
Polres Bangka Tengah gelar Pers rilis terkait kronologi Pembunuhan Taufik oleh Tisen
Loading...

Klikbabel.com, Koba - Polres Bangka Tengah (Bateng) menggelar press rilis terkait pembunuhan sadis yang terjadi di Desa Belilik, Kecamatan Namang, Kabupaten Bangka Tengah (Bateng) di Mapolres Bateng. Senin, (11/05/2020).

Kapolres Bateng AKBP Slamet Ady Purnomo mengatakan bahwa kejadian pembunuhan terjadi pada hari Kamis (7/5/2020) di kediaman tersangka atas nama Edo alias Tisen (30) sekira pukul 18.00 WIB dimana awal mula saat itu korban Taupik (33) bertamu ke rumah Tisen dan mereka mengobrol di depan rumah sembari minum minuman keras.

"Setelah mereka melakukan perbincangan munculah perkataan korban yang menyinggung perasaan tersangka dimana korban mengatakan bahwa tersangka tidak bertanggungjawab terhadap anak yang dirawat oleh mantan istrinya, hal yang sifat pribadi tersebut membuat tersangka naik pitam dan terjadilah perkelahian sengit yang menyebabkan korban tewas," terang Slamet, Senin (11/5/2020).

Ia meneruskan saat perkelahian terjadi baik Tisen maupun Taufik keduanya menggunakan senjata tajam yang ada dirumah tersangka berupa dua bilah parang dan satu bilah pisau. Taupik berhasil dilukai oleh Tisen yang membuatnya hilang keseimbangan dan tetap berusaha bertahan sembari merintih menahan rasa sakit dengan luka ditangan dan kepala. Pada akhirnya Taupik tersungkur tak berdaya.

"Saat melihat Taupik sudah bersimbah darah dan tersungkur dibawah Tisen mencoba untuk melarikan diri namun dengan sisa tenaga Taupik berhasil menahan Tisen dengan tangannya yang mencengkram celana sambil berteriak minta tolong. Melihat Taupik masih hidup disinilah Tisen dengan tanpa ampun menghabisi nyawa korban dengan membacok berulang-ulang kepala korban hingga putus," ulas Slamet.

Setelah kejadian tersebut Tisen lari meninggalkan rumahnya, sehingga pihak kepolisian langsung melakukan pencarian, dan barulah keesokan harinya, Jumat (8/5/2020) polisi mendapatkan informasi bahwa Tisen berada di sebuah rumah kosong milik ayahnya, sehingga polisi langsung bergerak cepat dan mengamankan Tisen.

"Beberapa barang bukti berupa dua bilah parang, satu bilah pisau, dua buah handphone, dan baju yang dikenakan tersangka dan korban, akibat perbuatannya tersangka dikenai pasal 338 dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara," jelas AKBP Slamet.

Sementara itu Tisen yang sekarang menjadi tahanan Polres Bateng mengaku tidak ada niatan membunuh, ia mengaku tersulut emosinya dikarenakan perkataan korban yang membuatnya sakit hati, sehingga terjadilah duel maut yang menewaskan Taupik. (mg/ Pramudia Adi Raharjo)

Loading...
loading...


Penulis  : -
Editor    : A. Hairul
Sumber : klikbabel.com