• EnglishFrenchGermanIndonesianItalianPortugueseRussianSpanish

Klikbabel.com


Jembatan Menuju Sumber Air Nyaris Roboh, PDAM Tak Ingin Ada Korban

Senin, 11 Mei 2020 | 19:43 WIB
Kondisi jembatan menuju sumber air baku PDAM yang rusak. Foto : Hairul/klikbabel.com
Loading...

Klikbabel.com, Sungailiat - PDAM Tirta Bangka mengakui jika kondisi Jembatan Dam 1 yang menghubungkan Desa Air Ruai dengan sumber air baku saat ini dalam kondisi memprihatinkan.

Hal ini disampaikan Direktur PDAM Tirta Bangka Suhendra saat ditemui di ruangannya, Senin (11/5). "Kita sudah pernah ninjau bersama pak kades, anggota dewan provinsi dan pak Herman Suhadi. Termasuk pak kades Andi Gelok yang sekarang jadi dewan. Saat itu dibantu pemda jembatan darurat,"  kata Suhendra.

Lalu kemudian terjadi kerusakan lagi terhadap jembatan yang sering dilintasi masyarakat. Warga meminta jembatan dibuat permanen dan ia sendiri sempat menyampaikan masalah ke DPRD Bangka.

"Saya gak tau ini harus pakai dana Kabupaten, pusat ataupun provinsi. Kita tidak ingin ada korban sehingga kalau bisa diperbaiki," tukasnya.

Ia akui saat ini PDAM harus melewati Pemali yang selisih waktunya bisa 20 menit. Sebelumnya bila jembatan di Airruai tidak rusak bisa ditempuh 10 menit.

"Makanya kita minta agar ini segera diperbaiki karena akses kita sekarang lebih jauh," imbuhnya.

Jembatan itu ia perkirakan akan roboh bila terus dibiarkan karena kondisi kayu tiangnya sudah rapuh. Ia juga tidak lagi menyarankan pegawainya melalui jembatan itu.

"Kalau itu putus pasti tidak bisa lewat lagi. Kecuali motor mungkin masyarakat akan membuat jembatan darurat sendiri." pungkasnya.

Sementara, anggota DPRD Bangka,  Suian Adiyanto alias Andi Gelok, mengatakan, jembatan tersebut saat ia menjabat Kades Airruai sudah disurvei lapangan oleh pihak terkait. Belum diketahui kenapa tidak ditindaklanjuti, diduga karena masa Covid-19 ini.

"Kami laporkan ke PU, yang penting dikasih tanda bahaya dulu. Saya sudah ke lapangan, nanti bikin proposal lagi pihak desa supaya cepet ditindaklanjuti," ungkap Andi Gelok.

Menurutnya, jembatan itu mesti cepat dilaksanakan perbaikan karena masyarakat banyak yang bertani melalui jembatan tersebut. Disamping itu juga ada aset Pemkab Bangka yaitu PDAM Tirta Bangka berupa sumber air dan mesin pompa airnya.

"Harus diperbaiki cepat untuk menjaga apabila terjadi kerusakan mesin. Jadi jembatan itu bisa buat bawa materialnya. Saat ini tentu gak sampai ke lokasi karena jembatanya gak bisa dilewati mobil," sebutnya.

Di samping itu ia meminta tidak ada pihak yang menyalahkan Pemkab Bangka. Sebab Pemkab Bangka bukan tidak memprioritaskan perbaikan jembatan tersebut.

"Memang  mau diperbaiki sesegera mungkin. Yang jadi masalah karena kita dalam masa wabah pandemi Covid-19, dimana hampir semua pembangunan fisik terjadi pergeseran ke Covid-19," imbuhnya.

Ia menyatakan,  dana darurat untuk perbaikan jembatan bisa saja kemungkinan dipakai.

"Saya juga ke dinas PU untuk minta klarifikasi apakah jembatan ini bisa diperbaiki sekarang, apa menunggu anggaran 2021. Tapi tadi saya ke PU pihak berwenang tidak ada di tempat.  Mudah-mudahan saja bisa dilaksanakan segera oleh Pemkab Bangka, itu lah harapan saya sebagai wakil rakyat," pungkasnya.

Loading...
loading...


Penulis  : Hairul Asther
Editor    : A. Hairul
Sumber : klikbabel.com