• EnglishFrenchGermanIndonesianItalianPortugueseRussianSpanish

Klikbabel.com


Anggota DPRD Marianto Soroti Carut Marut Data Penerima Bantuan di Kabupaten Bangka

Senin, 11 Mei 2020 | 13:19 WIB
Anggota DPRD Bangka Marianto. Foto : ist
Loading...

Klikbabel.com, Sungailiat - Anggota DPRD Kabupaten Bangka Marianto menyoroti carut marutnya data penerima bantuan terdampak Covid-19 di Kabupaten Bangka. Pasalnya, tidak sedikit warga yang menerima double manfaat dari bantuan tersebut.

Baik bantuan langsung tunai yang berasal dari dana desa maupun Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) dari Kementerian Sosial. "Nah akibatnya ini menimbulkan masalah baru. Karena mereka double manfaat. Akhirnya tidak bisa cair. Baik DTKS maupun BLT melalui dana desa," keluh Marianto, Senin (11/5).

Klik Juga : Masa Isolasi Mandiri, Kenapa Orang Mudah Marah Selama di Rumah Aja?

Marianto mengatakan, pihaknya sudah mendapat banyak keluhan terkait ini. Tidak hanya di satu desa melainkan di semua desa di Kabupaten Bangka. "Bayangkan 62 desa terjadi hal demikian. Artinya sinkronisasi data tidak berlaku dengan baik," tegasnya.

Anggota DPRD daerah pemilihan Pemali, Puding Besar dan Bakam ini menilai, data yang disisir oleh Pemdes melalui Pekerja Sosial Masyarakat (PSM) dan RT terhadap DTKS dan BLT dana desa tidak sinkron. Padahal kata dia, bagi yang sudah terdaftar di DTKS tidak lagi bisa mendapat bantuan di BLT dana desa.

"Karena ini double manfaat dampaknya adalah warga yang seharusnya dapat BLT akhirnya tidak dapat," sesalnya.

Marianto sendiri menegaskan, dirinya sudah jauh hari mewanti-wanti agar hal ini tidak terjadi. Yakni saat koordinasi dengan TAPD pada 16 April 2020. Untuk itu, ia berharap agar sinkronisasi data bisa dilakukan. Sebab, ini menyangkut hidup orang banyak. "Belum lagi ada yang seharusnya tidak dapat karena ia mampu, malah masuk data. Ini kita terima keluhan begini dari masyarakat," tutup politisi PKS Bangka ini.

 

Loading...
loading...


Penulis  : Hairul Asther
Editor    : A. Hairul
Sumber : klikbabel.com