• EnglishFrenchGermanIndonesianItalianPortugueseRussianSpanish

Klikbabel.com


Kades Air Ruai Klaim Sudah Berusaha Keras Lakukan Perbaikan Jembatan

Minggu, 10 Mei 2020 | 20:34 WIB
Kondisi jembatan menuju sumber air baku PDAM yang rusak. Foto : Hairul/klikbabel.com
Loading...

Klikbabel.com, Sungailiat - Kepala Desa Air Ruai, Kecamatan Pemali, Kabupaten Bangka Rozali mengklaim jika pihaknya pemerintah desa sudah berusaha keras untuk memperbaiki jembatan Dam 1, yang menghubungkan sumber air baku PDAM Tirta Bangka. Beberapa waktu lalu pihaknya sudah mengecek bersama BPD, anggota DPRD, Kadus, Ketua RT dan masyarakat.

"Tetapi belum terealisasikan dikarenakan Covid-19 ini. Kami lihat kondisi jembatan memang sudah keadaan rusak, itu pun membutuhkan biaya miliaran, jadi kami pihak pemerintah desa sangat mohon kepada bapak kalau ada apa-apa tolong dikonfirmasi kepada kami supaya jelas, karena ini menyangkut orang banyak," jelas Rozali,  Minggu (10/5).

Ia lanjutkan, beberapa waktu lalu anggota DPRD Bangka Suian Adiyanto (Andi Gelok) sudah minta kepada pemerintah Desa Air Ruai supaya membuat proposal.  Pihaknya pun kembali meminta semua pihak memaklumi kondisi ini.

"Kami minta kepada kepada bapak-bapak dengan kondisi saat ini sangat-sangat dimaklumi," ujarnya.

Mengenai sampah pihaknya mengaku telah membenahi dengan menyediakan tempat penampungan sementara. Ia juga menyatakan, pemerintah desa Air Ruau tidak bisa berbuat banyak, tetapi kalau ada laporan masyarakat akan langsung tanggap. "Termasuk mengenai jembatan," pungkasnya.

Anggota BPD Air Ruai, Gultom, mengatakan, kondisi jembatan tersebut memang memprihatinkan karena bisa menjadi jebakan bagi warga. Jembatan tersebut memang menjadi sarana aktivitas masyarakat yang kondisi rusaknya telah cukup lama.

"Jembatan ini rusaknya sudah cukup lama, oleh masyarakat diperbaiki lagi. Pas hujan datang kondisinya seperti ini," kata Gultom.

Pihak BPD menurutnya telah berkoordinasi dengan Pemdes Airruai mengenai jembatan dan menjadi salah satu prioritas dalam pembangunan. Namun diduga kendala anggaran terkait situasi wabah covid-19 saat ini.

"Kita akan mencari tahu apa yang jadi hambatan kenapa ini lambat dibangun. Mengenai sampah mungkin ini segelintir oknum yang tidak bertanggungjawab karena kan telah kita siapkan TPA, tetapi kita tidak tahu apakah karena tidak bisa lewat," sebutnya.

Loading...
loading...


Penulis  : Hairul Asther
Editor    : A. Hairul
Sumber : klikbabel.com