• EnglishFrenchGermanIndonesianItalianPortugueseRussianSpanish

Klikbabel.com



Loading...
Loading...
Loading...

Pandemi Covid-19, Stok Darah PMI Kota Pangkalpinang Menipis

Sabtu, 18 April 2020 | 19:12 WIB
Petugas Lab Unit Transfusi Darah PMI Pangkalpinang Nopriyandi. Foto : Cepi/klikbabel.com
Loading...
Loading...

Klikbabel.com, Pangkalpinang - Saat ini banyak rumah sakit dan tenaga medis yang berjuang melawan pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19), disisin lain ribuan orang di seluruh negeri tengah membutuhkan perawatan dengan kondisi lain seperti memerlukan transfusi darah.

Donor darah tentunya dapat menyelamatkan hidup orang lain. Namun, selama pandemi ini kebutuhan untuk donor darah semakin berkurang, seperti di Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Pangkalpinang yang kekurangan stok golongan darah A dan AB. Demikian yang diungkapkan Nopriyandi selaku petugas Lab Unit Tranfusi Darah (UTD) PMI Kota Pangkalpinang.

"Kalau stok kita yang aman B sama O masih diatas 100 cukup untuk seminggu. Yang kurang A dan AB, tetapi yang paling kurang itu AB," ujar Nopriyandi, Sabtu (18/4/2020).

Nopriyandi menuturkan, kurangnya stok darah ini di karenakan banyaknya agenda donor darah masal PMI di instansi-instansi terkait dan unit PMI yang tersebar di Kota Pangkalpinang yang dibatalkan sejak World Health Organization (WHO) menetapkan Covid-19 sebagai pandemi.

"Kan dilarang kumpul-kumpul, jadi mereka juga takut untuk melakukan donor itukan harus ada izinnya juga. Terus kita juga harus lengkap Alat Pelindung Diri (APD) karena kita ada prosedur tersendiri," jelasnya.

Sambungnya, guna memastikan rasa aman saat melakukan donor darah ketika pandemi Covid-19 saat ini pihaknya selalu mengukur suhu tubuh pendonor sebelum melakukan donor darah serta menyerahkan formulir kepada para pendonor yang berisikan apakah pernah kontak langsung dengan Orang Dalam Pemantauan (ODP), Pasien Dalam Pengawasan (PDP) maupun mempunyai riwayat perjalanan dari wilayah yang termasuk zona merah.

"Kalau ada yang kontak erat dengan ODP atau PDP itu dari kejujuran mereka juga, itu ada formulirnya di kita. Jadi kalau ada orang yang ada kontak erat dengan ODP maupun PDP kita tolak. Tetapi untuk pendonor kita yang sehat yang tidak pernah kontak langsung dengan ODP ataupun PDP silahkan datang ke PMI tetap kita terima," tandasnya.(mg/cepi)

Loading...
loading...


Penulis  : -
Editor    : A. Hairul
Sumber : klikbabel.com