• EnglishFrenchGermanIndonesianItalianPortugueseRussianSpanish

Klikbabel.com


Pasien Corona Tak Ditanggung BPJS Kesehatan

Selasa, 14 April 2020 | 19:20 WIB
Kepala Cabang BPJS Kota Pangkalpinang Angga Firdauzie. Foto : Cepi/klikbabel.com
Loading...


Klikbabel.com, Pangkalpinang - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan tidak menjamin biaya pelayanan kesehatan untuk pasien positif terinfeksi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19). Baik itu Orang Dalam Pemantauan (ODP) maupun Pasien Dalam Pengawasan (PDP).

Klik Juga : Iuran Belum Diturunkan, Kepala BPJS Pangkalpinang Bilang Begini

Hal diatur oleh Peraturan Presiden (Perpres) No. 82 Tahun 2018 tentang Jaminan Kesehatan. Dalam pasal 52 huruf O diatur pelayanan kesehatan yang tidak dijamin program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang diselenggarakan BPJS Kesehatan. Seperti pelayanan kesehatan akibat bencana pada masa tanggap darurat dan Kejadian Luar Biasa (KLB) atau wabah.

Demikian diungkapkan Kepala Cabang Kepala Cabang BPJS Kota Pangkalpinang Angga Firdauzie kepada Klikbabel.com, Selasa (14/4/2020). "BPJS JKN tidak menanggung penyakit yang disebabkan oleh bencana dan wabah. Ketika pemerintah menetapkan harga atau iuran itu tidak dimasukkan resiko wabah," ujar Angga.

Meskipun demikian, sesuai regulasi tersebut klaim rumah sakit atas biaya perawatan dapat dilakukan melalui BPJS Kesehatan. Beban biaya tersebut ditanggung pemerintah sesuai dengan Keputusan Menteri Kesehatan (Kepmenkes) No HK.01.07/MENKES/238 Tahun 2020, tentang Petunjuk Teknis Klaim Penggantian Biaya Perawatan Pasien dengan Penyakit Infeksi Emerging (PIE) Tertentu Bagi Rumah Sakit yang Menyelenggarakan Covid-19.

"Kami memang mendapatkan tugas khusus untuk verifikasi klaim Covid-19 menggunakan dana wabah. Klaim dari rumah sakit itu akan masuk ke BPJS, dan diverifikasi oleh BPJS. Kemudian BPJS akan menyerahkan kembali ke pemerintah dan kemudian pemerintah yang akan membayar ke rumah sakit dari dana wabah, itu yang sedang kami sosialisasikan segera mekanismenya," jelasnya.

Sambungnya, untuk yang dibiaya yang ditanggung pemerintah tersendiri itu memiliki kriteria tersendiri seperti ODP diatas 60 tahun dengan atau tanpa penyakit penyerta. "Selain itu ODP dibawah 60 tahun dengan penyakit penyerta serta PDP yang sudah positif," pungkasnya.(mg/cepi)

 

Loading...
loading...


Penulis  : -
Editor    : A. Hairul
Sumber : klikbabel.com