• EnglishFrenchGermanIndonesianItalianPortugueseRussianSpanish

Klikbabel.com


Bantah Lamban Dalam Pergeseran Anggaran

Kamis, 02 April 2020 | 09:44 WIB
Inspektur Haryoso dan Sekda Beltim Ikhwan Fahrozi. Foto : Ist
Loading...

Klikbabel.com, Manggar - Inspektur Pemkab Beltim, Haryoso membantah jika TAPD lamban dalam melakukan pergeseran anggaran untuk penanganan COVID 19 atau untuk pelaksanaan (refocusing), realokasi anggaran dan kegiatan dalam penanganan covid19. Menurutnya apa yang dilakukan TAPD Kabupaten Beltim sudah sesuai mekanisme bahkan bisa dikatakan sedikit lebih dulu dari Kabupaten/Kota lain di Provinsi Kepulauan Bangka-Belitung.

Klik Juga : Meninggal karena Corona, Bos Perusahaan di Batam Tulis Pelayanan Buruk

“Tidak benar itu. Kita (TAPD) sudah dari Senin (30/3/20) kemarin bahas pergeseran anggaran untuk penanganan COVID 19 ini dengan OPD,” kata Yoso sapaan akrab Haryoso seusai Rapat Final TAPD di di Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah, Rabu (1/4/20).

Yoso membeberkan bukti ketidaklambanan Pemkab Beltim yakni dengan Pembentukan Gugus Tugas Penanganan COVID 19 sesuai Keputusan Presiden Nomor 7 Tahun 2020, yang kemudian dirubah dengan Kepres Nomor 9 tahun 2020.  

“Kita juga sudah bentuk dengan Keputusan Bupati, walaupun beberapa hari ini baru ada pedoman pembentukan gugus tugas dengan dikeluarkannya Surat Edaran Kemendagri, yang baru kita terima pada 31 Maret tentang perubahan susunan Gugus Tugas yang tentunya kita juga akan merubah keputusan bupati tentang pembentukan gugus tugas kita yang sudah terbentuk sebelumnya. Aturannya yang berubah-ubah, kita menyesuaikan,” ujar Yoso.  

Bahkan Mantan Inspektur Pemprov Babel itu mengungkapkan dari hasil video conference yang dilakukan BPKP Perwakilan Provinsi Babel dengan Inspektorat Kabupaten/Kota se-Babel, diketahui bahwa TAPD dari Kabupaten/Kota lain juga sedang melakukan rapat pergeseran anggaran dengan OPD.

“Tadi siang saat BPKP nanya kesiapan review seluruh Inspektorat, belum ada yang melakukan review pelaksanaan refocussing, realokasi anggaran dan kegiatan dalam penanganan COVID 19 karena TAPD-nya masih membahas pelaksanaan refocusing dengan OPD. Kita malah sudah selesai rapat dengan OPD,” ungkap Yoso. @2!

Setelah TAPD membahas pelaksanaan refocussing, realokasi anggaran dan kegiatan dalam penanganan COVID 19 sebelum dibahas dengan DPRD harus direview dulu oleh APIP (Inspektorat) dan ternyata semua Inspektorat Kabupaten/Kota se-Provinsi Babel belum bisa mereviu akibat masih dibahas oleh TAPD masing kab/kota, kecuali terakhir dari video conference siang pemda Bangka yang sudah merevisi anggarannya yang bersumber dari transfer pemerintah pusat yaitu dari DID (Dana Insentif Daerah) sebesar hampir 39 milyar.

Loading...
loading...


Penulis  : Hairul Asther
Editor    : A. Hairul
Sumber : klikbabel.com