• EnglishFrenchGermanIndonesianItalianPortugueseRussianSpanish

Klikbabel.com


Cegah Penyebaran Covid-19, Beltim Dirikan 3 Posko di Perbatasan

Rabu, 01 April 2020 | 09:35 WIB
Anggota Satlantas Polres Beltim saat mengatur lalu lintas di perbatasan. Disini nanti akan dibangun posko pemantauan Covid 19. Foto : ist
Loading...

Klikbabel.com, Manggar - Pemkab Belitung Timur akan mendirikan posko penjagaan di tiga desa perbatasan antara Kabupaten Beltim – Kabupaten Belitung. Tujuannya untuk memantau orang yang masuk ke Kabupaten Beltim guna meminimalisir penyebaran COVID-19.

Klik Juga : Pangkalpinang Butuh 2.000 Rapid Test, Tersedia Hanya 200 Buah

Tiga Posko tersebut didirikan di Desa Simpang Tiga Kecamatan Simpang Renggiang, Desa Nyuruk Kecamatan Dendang dan Desa Buding Kecamatan Kelapa Kampit. Petugas gabungan dari Polres Beltim, TNI AD, Sat Pol PP, Dinas Kesehatan dan Perhubungan akan memeriksa setiap orang yang akan masuk ke Kabupaten Beltim. Suhu badan, kondisi kesehatan serta keperluannya akan dicatat oleh petugas.

Saat meninjau lokasi posko di Desa Simpang Tiga dan Desa Nyuruk, Selasa (31/3/20) kemarin, Bupati Beltim, Yuslih Ihza mengatakan Posko akan mulai berjalan efektif mulai hari ini. Penjagaan di posko akan berlangsung selama 24 jam. “Insyallah besok sudah mulai bisa berjalan. Dalam waktu dekat kita akan mengirimkan Surat Pemberitahuan ke Kabupaten Belitung terkait adanya posko ini,” kata Yuslih.

Yuslih didampingi yang didampingi oleh Wakil Bupati Burhanuddin, Ketua DPRD Fezzi Uktoseja, Kapolres Beltim AKBP. Jojo Sutarjo, Kajari Beltim Abdur Kadir, Ketua Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID 19 Ikhwan Fahrozi, serta pimpinan OPD terkait menekankan pendirian posko bukan untuk menutup arus orang ke Kabupaten Beltim namun lebih ke mengawasi orang yang masuk.

“Sekali lagi Posko ini bukan untuk menutup arus orang yang ingin masuk, kita hanya mengawasi. Tujuan kita ingin melindungi warga kita, agar tidak ada yang membawa virus masuk ke Beltim,” tegas Yuslih.

Dari hasil pemantauan di lapangan, Yuslih mengakui jika petugas masih kekurangan perlengkapan untuk di posko seperti thermo gun ataupun Alat Pelindung Diri (APD). Namun dalam waktu dekat kendala tersebut akan segera teratasi. “Kita jalan dulu dengan apa yang ada, minimal petugas mencatat dulu. Nanti begitu anggaran sudah cair kita beli peralatan yang dibutuhkan,” ujar Yuslih.

Loading...
loading...


Penulis  : Hairul Asther
Editor    : A. Hairul
Sumber : klikbabel.com