• EnglishFrenchGermanIndonesianItalianPortugueseRussianSpanish

Klikbabel.com


Wacana Lockdown, Stok Bahan Pokok Penting Menipis

Kamis, 26 Maret 2020 | 18:54 WIB
Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan (Disperindag) Koperasi dan Usaha Mikro Kecil dan Menegah (UMKM) Kota Pangkalpinang, Agus Fendi. Foto : Cepi/klikbabel.com
Loading...

Klikbabel.com, Pangkalpinang - Setelah Walikota Pangkalpinang Maulan Aklil (Molen) mengajukan surat permohonan ke Gubernur Bangka Belitung untuk lockdown Pulau Bangka tentunya akan berimbas bagi kebutuhan Bahan Pokok dan Penting (Bapokting) yang ada di Kota Pangkalpinang.

Klik Juga : Masyarakat Beri Apresiasi Yayasan BPJ Peduli

Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan (Disperindag) Koperasi dan Usaha Mikro Kecil dan Menegah (UMKM) Kota Pangkalpinang, Agus Fendi mengatakan sampai saat ini beberapa distributor di Pangkalpinang memiliki stok beras hingga 420 ton dengan harga Rp. 12.500 per kilogram yang di estimasi hingga bulan Ramadhan.

"Untuk kebutuhan pokok ini masih aman. Untuk beras premium sendiri sekitar tiga ton, garam 295 ton, kedelai 17 ton, minyak goreng 323 ton gula 3,5 ton," ujar Agus, Kamis (26/3/2020). Selain itu untuk komoditi gula jelasnya masih dikisaran harga Rp. 17 ribu, melebihi Harga Eceran Tertinggi (HET) yaitu Rp. 12.500 karena stok yang menipis. "Untuk stok gula saat ini hanya ada sekitar 3,5 ton karena menuggu impor. Dari informasi dari Kementerian Perdagangan Awal April akan dimulai impor gula," jelasnya.

Selain itu untuk kebutuhan lain seperti bawang merah Agus memaparkan, ada sekitar 16 ton dengan harga yang berbeda, untuk bawang merah lokal Rp. 40 ribu per kilogram, sedangkan impor Rp. 16 ribu per kilogram. "Hanya saja untuk stok bawang putih saat ini masih kosong karena sebagian besar bawang putih merupakan impor dari Cina, harganya juga sekitar Rp. 40 ribu per kilogram. Untuk cabe sendiri saat ini ada sekitar dua ton dengan harga Rp. 30 ribu per kilogram, terigu dua ton dan sagu 10 ton," pungkasnya.(mg/cepi)

.

 

Loading...
loading...


Penulis  : -
Editor    : A. Hairul
Sumber : klikbabel.com