• EnglishFrenchGermanIndonesianItalianPortugueseRussianSpanish

Klikbabel.com


Dugaan Pencemaran Lingkungan Pabrik Tapioka Menguat, Kolam Ipal Limbah Tak Jauh dari DAS

Selasa, 24 Maret 2020 | 20:47 WIB
Komisi III DPRD Basel melakukan kegiatan inspeksi mendadak (sidak) ke perusahaan tersebut pada Selasa (24/3). Foto : Devi/klikbabel.com
Loading...

Klikbabel.com, Payung - Dugaan pencemaran lingkungan oleh pabrik tapioka CV Sari Bumi Mulia (SBM) yang berada di Pangkalbuluh, Kecamatan Payung, Bangka Selatan (Basel) semakin menguat. Pasalnya, kolam ipal limbah perusahaan yang bergerak di bidang pengelolaan ubi singkong itu hanya berjarak beberapa meter saja dari daerah aliran sungai (DAS) Pangkalbuluh.

Klik Juga : Body Cleaner Disambut Baik Penumpang Bandara Depati Amir

Hal ini diketahui setelah rombongan Komisi III DPRD Basel melakukan kegiatan inspeksi mendadak (sidak) ke perusahaan tersebut pada Selasa (24/3) siang. Meskipun tidak bertemu langsung dengan manajemen perusahaan, tim yang dipimpin Ketua Komisi H Surianto dan dihadiri Wakil Ketua Wendy dan anggota Samsir tetap meninjau lokasi.

Bersama dengan petugas pengawas DLH Basel Ahmad Muzamil serta Kades Pangkalbuluh Marjan, peninjauan terfokus kepada kolam ipal yang berada di belakang pabrik. "Berdasarkan hasil sidak ditemukan kolam ipal limbah yang berjarak hanya beberapa meter saja dengan daerah aliran sungai Pangkalbuluh," ujar Ketua Komisi III H Surianto usai sidak.

Untuk itu pihaknya mengimbau perusahaan segera memperbaiki pengelolaan limbahnya. Bau jangan sampai menyengat dan masuk sungai. Jangan sampai terjadi pro kontra di masyarakat. "Mari selesaikan dengan baik karena kami datang ke pabrik bukan untuk mencari kesalahan tetapi hanya melakukan fungsi pengawasan sebagai wakil rakyat," tambah Samsir.

Samsir meminta pengelolaan limbah harus mengikuti regulasi, jangan sampai aktifitas menyebabkan stabilitas di masyarakat desa. Dan lakukanlah pengelolaan limbah dengan baik. "Apabila memang ada pelanggaran hukum serahkan kepada pihak berwenang. Tentu ini sangat kami sayangkan manajemen pabrik tidak hadir pada saat sidak," imbuh Wakil Ketua Komisi III Wendy.

Klik Juga : Aturan Makamkan Jenazah Corona: Larangan Peti Dibuka hingga Jasad Diawetkan

Ia mengajak semua pihak untuk bersama-sama mencari solusi persoalan limbah tersebut. Ia membenarkan bahwa hasil cek di lapangan, limbah hasil produksi tidak dikelola dengan baik. "Kami minta LH agar segera menegur perusahaan tapioka ini, jangan ipalnya dekat dengan DAS dan berdasarkan arahan Ketua Komisi tadi, rencannya Komisi akan memanggil perusahaan," pungkasnya.

 

 

 

Loading...
loading...


Penulis  : Devi Dwi Putra
Editor    : A. Hairul
Sumber : klikbabel.com