• EnglishFrenchGermanIndonesianItalianPortugueseRussianSpanish

Klikbabel.com


Warga Bangladesh di Bangka Berstatus PDP

Minggu, 22 Maret 2020 | 20:45 WIB
Konfrensi pers gugus tugas siaga covid 19 Pemkab Bangka, Minggu (22/3). Foto : Hairul/klikbabel.com
Loading...

Klikbabel.com, Sungailiat - Satu orang Warga Negara Asing (WNA) asal Dhaka, Bangladesh yang dirawat di Rumah Sakit Depati Bahrin Sungailiat saat ini berstatus Pasien Dalam Pengawasan (PDP). Hal ini disampaikan Ketua Tim Gugus Tugas Siaga Darurat Bencana Corona Virus Disease 2019 (Covid 19) Kabupaten Bangka Andi Hudirman, Minggu (22/3/2020).

Klik Juga : Update Virus Corona Indonesia, 48 Orang Meninggal Dunia

Andi merunut, sebelum berstatus PDP, pasien menjalani pemeriksaan di puskesmas lalu di rujuk ke RS Depati Bahrin Sungailiat. Pasalnya, pasien kata Andi menunjukkan gejala terpapar virus corona. Seperti demam, batuk-batuk dan mata merah. "Saat ini pasien sedang menjalani perawatan di rumah sakit Sungailiat," kata Andi.

Setelah itu sambung dia, pasien akan dirujuk ke Rumah Sakit Ir. Soekarno dan Depati Hamzah Pangkalpinang. Mengingat, dua rumah sakit ini adalah rumah sakit rujukan untuk pasien covid 19. Andi yang saat ini menjabat sekda bangka menceritakan, WNA asal Bangladesh itu tidak sendiri melainkan bersama tujuah orang lainnya. Ia tiba di Bangka pada tanggal 13 Maret sesuai data keimigrasian dan tertera tiba di Bandara Depati Amir, Pangkalpinang. Kemudian melapor ke markas Jamaah Tabligh yang berlokasi di belakang Kantor CPM Pangkalpinang.

"Setelah tanggal 13 Maret, mereka melapor dan mendapat surat jalan dari lurah setempat, lalu menuju ke salah satu masjid yang ada di wilayah Baturusa pada 17 Maret. Setelah itu mereka berpindah menuju ke Kampung Asam, Belinyu pada tanggal 21 Maret 2020," kata Andi.

Andi meneruskan, pihak aparat di Belinyu seperti camat, kaling dan lurah setempat kata dia sudah cepat. Jamaah Tabligh datang pada zuhur sudah dilakukan percepatan pencegahan pada waktu Ashar. "Mereka ini datang ke Kampung Asam diantar dengan mobil Avanza oleh satu orang WNI," ucapnya.

Klik Juga : Catat! Belum Ada Pasien Positif Corona di Bangka

Terkait status tujuh WNA lainnya Andi menerangkan adalah berstatus ODP. Saat ini sudah dievakuasi di karantina di markas jamaah tabligh di belakang Kantor CPM Pangkalpinang.

Kapolres Bangka AKBP Aris Sulistyono menambahkan, tujuh orang WNA Bangladesh sudah dievakuasi ke Pangkalpinang oleh tim gugus tugas Bangka dan Provinsi Babel. "Atas kejadian ini koordinasi akan ditingkatkan," ucapnya. Kapolres menerangkan, upaya-upaya juga terus dilakukan untuk mencegah antisipasi penyebarluasan virus corona di Kabupaten Bangka.  

 

Loading...
loading...


Penulis  : Hairul Asther
Editor    : A. Hairul
Sumber : klikbabel.com